NOBA, Theresia Lolon (2026) Perancangan Media Promosi Berbasis Desain Komunikasi Visual sebagai Upaya Meningkatkan Minat Generasi Muda terhadap Tarian Lusi Lerang di Desa Riangbaring. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (414kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (462kB) |
Abstract
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Salah satunya adalah seni tari tradisional. Tari Lusi Lerang merupakan tarian khas yang berasal dari Desa Riangbaring, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, yang memiliki nilai sejarah, filosofis, dan kearifan lokal yang tinggi. Dahulu, tarian ini dibawakan sebagai bentuk penghormatan kepada para ksatria yang pulang membawa kemenangan dari medan perang. Kini, tarian Lusi Lerang menjadi simbol penyambutan tamu kehormatan. Namun, seiring perkembangan teknologi dan masuknya pengaruh budaya asing, minat generasi muda terhadap pelestarian budaya tradisional mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data dan observasi awal, partisipasi pemuda dalam kegiatan seni budaya di wilayah Nusa Tenggara Timur hanya mencapai 17,8%. Di Desa Riangbaring, hanya tercatat 5-8 pemuda yang aktif berlatih tarian Lusi Lerang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya media promosi yang menarik, relevan, dan mampu menjembatani nilai budaya dengan gaya hidup modern anak-anak muda. Penelitian ini bertujuan merancang media promosi berbasis Desain Komunikasi Visual yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik generasi muda usia 15-18 tahun. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan menumbuhkan minatuntuk melestarikan Tari Lusi Lerang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tahapan Design Thinking. Metode ini meliputi tahapan memahami kebutuhan, merumuskan masalah, mencari gagasan, membuat rancangan, dan menguji kelayakan desain. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan ketua adat, kepala desa, pelatih tari, dan generasi muda setempat. Hasil penelitian ini berupa konsep perancangan dengan tema “Tradisi yang Mengalir: Menghidupkan Kembali Makna Gerakan Tari Lusi Lerang”, yang mengintegrasikan unsur budaya lokal seperti makna gerakan lurus (Lusi) dan miring/berputar (Lerang), motif kain tenun Kewatek Nepa, serta filosofi burung elang ke dalam elemen desain. Media yang dihasilkan meliputi identitas visual (logo), media cetak (poster, X-banner, baliho, E-flyer, kalender, book profil, bookmark, kartu nama, merchandise), dan media digital (konten instagram, video promosi). Desain yang dihasilkan menggunakan kombinasi tipografi modern dan tradisional serta palet warna yang diambil dari busana adat, yaitu merah marun, coklat tua, putih, dan warna krem. Kesimpulannya, penerapan Desain Komunikasi Visual terbukti mampu menerjemahkan nilai-nilai budaya menjadi bahasa visual yang menarik, komunikatif, dan relevan bagi generasi muda, sehingga dapat berfungsi sebagai sarana efektif untuk meningkatkan minat generasi muda, pemahaman, dan upaya pelestarian Tari Lusi Lerang di Desa Riangbaring.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Desain Komunikasi Visual, Media Promosi, Tari Lusi Lerang, Generasi Muda, Pelestarian Budaya. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 390 Adat istiadat, etiket, dan cerita rakyat > 392 Adat istiadat setempat 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 602 Aneka ragam tentang teknologi dan ilmu terapan |
| Divisions: | 90241 Desain Komunikasi Visual |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 05:37 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 05:37 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4336 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
