TEDA, Felix Florenzo Oga Ngole (2026) Konsep Cinta dalam The Art of Loving karya Erich Fromm dan Relevansinya Terhadap Komunikasi Cinta Antara Orang Tua dan Anak. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
Felix Florenzo Oga Ngole Teda_Abstrak.pdf Download (286kB) |
Abstract
Skripsi ini berangkat dari pemikiran bahwa konsep cinta dalam The Art of Loving karya Erich Fromm punya peran dan relevansi yang penting dalam komunikasi keluarga antara orang tua dan anak. Komunikasi yang dibangun dengan cinta, tentu akan menciptakan hubungan keluarga yang harmonis, terbuka dan penuh pengertian. Oleh sebab itu, skripsi ini berusaha menjawab beberapa masalah yakni siapa itu Erich Fromm dan bagaimana konsepnya tentang cinta sebagai sebuah seni? Seperti apa konsep komunikasi secara umum dan komunikasi keluarga secara khusus? Bagaimana relevansi gagasan Erich Fromm tentang seni mencintai dalam membangun relasi yang sehat, hangat, dan penuh kasih antara orang tua dan anak dalam konteks keluarga masa kini? Dengan demikian maka, skripsi ini bertujuan untuk (1) Menguraikan konsep cinta menurut Erich Fromm dalam The Art of Loving serta kaitannya dengan komunikasi cinta dalam keluarga antara orang tua dan anak. (2) Mengenal siapa itu Erich Fromm dan konsep-konsep yang dikembangkannya termasuk konsepnya tentang seni mencintai (The Art of Loving). (3) Menjelaskan bentuk komunikasi secara umum dan komunikasi keluarga secara khusus. (4) Menguraikan relevansi pemikiran Erich Fromm tentang seni mencintai dalam membentuk hubungan yang harmonis, akrab, dan penuh kasih antara orang tua dan anak dalam kehidupan keluarga modern. Metode yang digunakan penulis dalam tulisan karya ilmiah ini adalah metode kepustakaan. Dalam metode kepustakaan, penulis membaca dan mendalami buku-buku, kamus, dokumen-dokumen Gereja, literatur-literatur online dan jurnal-jurnal tentang The Art of Loving karya Erich Fromm dan komunikasi dalam keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran cinta dalam komunikasi keluarga antara orang tua dan anak menjadi sangat penting. Erich Fromm dalam karyanya The Art of Loving mengungkapkan bahwa cinta adalah sebuah seni yang harus dipelajari dan dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari. Aspek-aspek dalam cinta mencakup perhatian, tanggung jawab, rasa hormat, dan pengetahuan. Unsur-unsur ini menjadi landasan bagi cinta yang berorientasi pada kebaikan dan pengembangan pribadi orang lain. Saat cinta dipahami secara benar, ia sekaligus turut berpengaruh dalam membangun komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak. Baik komunikasi maupun cinta saling berhubungan dan tak dapat dipisahkan satu sama lain. Komunikasi menjadi lebih bermakna saat cinta ada dalamnya, dan cinta sendiri menemukan bentuk konkretnya dalam komunikasi. Komunikasi keluarga menjadi implementasi nyata dari usaha membangun cinta sebagai sebuah seni.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi, Keluarga, Erich Fromm, The Art of Loving |
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi (ilmu jiwa) > 152 Persepsi sensorik, gerakan, emosi, dan dorongan fisiologis |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Maria Yosefina |
| Date Deposited: | 13 May 2026 05:16 |
| Last Modified: | 13 May 2026 05:16 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4161 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
