JAPA, Yulius Bertin (2026) Pendidikan Yang Membebaskan Menurut Paulo Freire dalam Terang Injil Lukas 4:16-21 Bagi Transformasi Integral SMP Negeri 3 Reok-Manggarai. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (787kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (586kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (534kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (604kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (523kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan konsep pendidikan yang membebaskan menurut Paulo Freire, (2) menganalisis pengajaran Yesus dalam Injil Lukas 4:16-21 dari perspektif teologis dan pedagogis, sebagai paradigma pendidikan yang membebaskan, (3) mengintegrasikan konsep pendidikan yang membebaskan menurut Paulo Freire dengan perspektif Injil Lukas 4:16-21, untuk mengevaluasi relevansi dan kontribusinya terhadap praktik pendidikan di SMP Negeri 3 Reok, Manggarai. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Objek yang diteliti adalah proses pendidikan di SMP Negeri 3 Reok-Manggarai. Sumber data utama penelitian ini adalah Lembaga Pendidikan SMP Negeri 3 Reok-Manggarai. Sumber data sekunder diperoleh dari kajian terhadap penelitian-penelitian terdahulu, membaca literatur-literatur yang relevan tentang konsep pendidikan menurut Paulo Freire dan tafsiran para ekseget tentang Injil Lukas, publikasi media massa, khususnya publikasi yang berkaitan dengan proses pendidikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikatif melalui observasi langsung dan wawancara, dan teknik non interaktif melalui studi buku-buku Paulo Freire, pandangan eksegetis dan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Lembaga Pendidikan SMP Negeri 3 Reok belum menerapkan secara konsisten model pendidikan yang digagaskan oleh Paulo Freire dan model pendidikan Yesus. Adapun beberapa hal yang tidak menggambarkan model pendidikan sebagaimana ditawarkan oleh Paulo Freire yakni (1) pendidik kurang membangun dialog dengan peserta didik sehingga pembelajaran di kelas berpusat pada pendidik (2) sarana dan prasarana yang sangat terbatas, (3) minimnya partisipasi dari pihak orang tua, masyarakat dan pemerintah berkaitan dengan tanggung jawab menyukseskan setiap program sekolah. Oleh sebab itu, untuk mengatasi persoalan ini maka model pendidikan baru mesti ditegakkan. Penulis mengadopsi pemikiran Paulo Freire dan kekayaan eksegese Injil Lukas 4:16-21. Ada beberapa poin transformatif yang ditawarkan penulis berdasarkan penggabungan ide konsep filosofis dan teologis yakni: (1) Nilai-nilai pembebasan seperti dialog, partisipasi aktif dan kesadaran kritis dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas (2) Pendidikan yang membebaskan berkontribusi terhadap pembentukkan karakter dan kesadaran kritis siswa demi menunjang keutamaan peserta didik, sebagai contoh kepekaan sosial dan tanggung jawab moral, (3) pendidikan pembebasan dapat dikontekstualisasikan dalam realitas sosial –budaya lokal Manggarai sebagai bentuk inkulturasi antara pendidikan sebagai sarana pembebasan dengan kekayaan budaya lokal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Proses Pendidikan, Pendidikan Yang Membebaskan Menurut Paulo Freire, Eksegese Injil Lukas 4:16-21, Transformasi Integral bagi proses pendidikan di SMP Negeri 3 Reok-Manggarai. |
| Subjects: | 200 – Agama > 220 Alkitab > 225 Perjanjian Baru 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370 Pendidikan |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 00:53 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 00:53 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4544 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
