JEHAMUN, Emilianus Kurniawan (2025) Keterlibatan Legio Maria Dalam Hidup Menggereja di Paroki Santa Maria Assumpta dan Santo Yosef Katedral Ruteng Dalam Terang Dekrit Apostolicam Actuositatem. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAKSI.pdf Download (414kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (183kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (131kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan Legio Maria dalam Hidup Menggereja di Paroki Santa Maria Assumpta dan Santo Yosef Katedral Ruteng dalam Terang Dekrit Apostolicam Actuositatem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kepustakaan dan penelitian lapangan. Objek yang diteliti ialah Legio Maria dan Dekrit Apostolicam Acuositatem. Sumber data diperoleh dari buku-buku, dokumen Gereja, artikel jurnal, dan internet tentang Legio Maria dan Dekrit Apostolicam Actuositatem. Keterlibatan Legio Maria Paroki Katedral Ruteng dapat ditinjau dari Dekrit Apostolicam Actuositatem. Terdapat beberapa poin utama yang dapat ditekankan yakni, pertama keterlibatan yang inklusif bagi Legio Maria yang meliputi keterlibatan Legio Maria dalam tiga tugas Kristus dan keterlibatan perempuan dalam kerasulan Legio Maria. Melalui keterlibatan tersebut, Legio Maria secara implisit dan eksplisit mendorong kaum awam yang cenderung apatis karena terkena dampak negatif globalisasi modern untuk kembali bersikap aktif dalam karya kerasulan Gereja. Selain itu, keterlibatan perempuan dalam kerasulan Legio Maria menjadi tanda bahwa perempuan memiliki martabat yang sama dengan laki-laki sekaligus mencegah dominasi laki-laki yang besar dalam kerasulan Gereja. Kedua, Roh Kudus sebagai semangat utama Legio Maria. Roh Kudus mencurahkan iman, harapan dan kasih kepada Legio Maria Paroki Katedral Ruteng sehingga dapat menjalankan kerasulan secara efektif. Di samping itu, Roh Kudus juga memberikan karunia-karunia kepada Legio Maria Paroki Katedral Ruteng sesuai dengan kemampuan antara lain karunia memimpin, mengajar dan menasihati. Ketiga, Maria sebagai model kerasulan Legio Maria. Maria menjadi teladan kerasulan Legio Maria seperti yang ditegaskan dalam Dekrit Apostolicam Actuositatem. Ada dua keutamaan Maria yang mesti dihidupi oleh Legio Maria Paroki Katedral Ruteng yaitu kerendahan hati untuk membuka diri bagi kehendak Allah dan tekun berdoa baik secara pribadi maupun bersama serta melaksanakan kunjungan pastoral kepada keluarga-keluarga dan orang sakit. Keempat, peran legioner Paroki Katedral Ruteng di tengah keluarga yakni menjaga keutuhan perkawinan dan mendidik anak. Kelima, kerja sama imam dan awam sebagai gerakan sinodal. Artinya, awam dan imam selalu membangun kerja sama yang aktif dalam seluruh dinamika kerasulan. Sinodalitas juga turut dirasakan dalam konteks Legio Maria. Para imam sebagai pendamping rohani turut terlibat dalam kerasulan Legio Maria Paroki Katedral Ruteng. Kerja sama keduanya terwujud dalam reksa pastoral (mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi) serta pembinaan yang diupayakan melalui rekoleksi, retret dan pendalaman Kitab Suci.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Legio Maria, Kaum Awam dan Dekrit Apostolicam Actuositatem |
| Subjects: | 200 – Agama > 200 Agama > 204 Pengalaman religius, kehidupan dan praktik 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 261 Teologi sosial |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 05:34 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 05:34 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
