LELY, Maria Sisilia (2026) Strategi Pemerintah Daerah dalam Mengembangkan Kuliner Lokal untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Flores Timur. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (14MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (48kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (137kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (171kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (407kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi Oleh potensi kuliner tradisional Kabupaten Flores Timur, seperti jagung titi, olahan ikan khas, dan ancka hidangan laut yang belum dimanfaatkan Secara optimal sebagai pendukung utama sektor pariwisata. Penelitian bertujuan untuk menelaah peran pemerintah daerah, mengidentifikasi strategi yang ditcrapkan, serta menganalisis faktor pcndukung dan pcnghambat dalam pengembangan kuliner lokal guna mendukung pariwisata daerah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah tujuh orang yang dipilih secara purposive, terdiri atas pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, pelaku UMKM kuliner, masyarakat sekitar kawasan wisata Waiplatin dan Asam Satu, serta wisatawan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah menjalankan fungsi regulator, fasilitator, dinamisator, dan katalisator, namun pelaksanaannya belum optimal. Kebijakan yang ada masih bersifat umum dan belum didukung regulasi teknis. Fasilitas kuliner juga belum merata, terlihat dari keberadaan plaza kuliner di Waiplatin, sedangkan Asam Satu masih terbatas. Strategi yang dilakukan meliputi pelatihan sumber daya manusia, promosi melalui Festival Bale Nagi, serta penguatan merek dan hak kekayaan intelektual. Faktor pendukung mencakup cita rasa khas, infrastruktur, dan minat wisatawan, sedangkan hambatan meliputi rendahnya kemampuan digital, keterbatasan modal, konflik lahan, dan kurangnya keberlanjutan program. Kesimpulannya, terdapat perbedaan paradigma antara pemerintah dan pelaku IJMKM sehingga pengembangan kuliner lokal belum berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Strategi pemerintah daerah, kuliner lokal, pengembangan pariwisata, wisata gastronomi, Flores Timur. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 330 Ekonomi |
| Divisions: | 94202 Kewirausahaan |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 02:23 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 02:23 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4570 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
