GAGANG, Salseti Berto (2026) Belis dalam Adat Manggarai dan Halangan-Halangan Perkawinan Menurut Hukum Kitab Kanonik. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (692kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (196kB) |
Abstract
Penulisan paper ilmiah ini bertujuan: pertama mengajak kaum muda Manggarai untuk turut ambil bagian dalam merembuk dan membahasa belis adat Manggarai dan halangan perkawinan menurut Kitab Hukum Kanonik. Kedua memberikan pemahaman kepada masyarakat Manggarai tentang belis serta memperkaya khazanah pendidikan dengan memperjuangkan nilai dan eksistensi budaya dan halangan perkawinan karena belis. Metode yang digunakan dalam tulisan paper ilmiah ini adalah metode wawancara dan analisis data sekunder. Metode wawancara meliputi wawancara langsung dan bertemu tokoh adat yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman baik adat serta belis di Manggarai. Metode berikutnya adalah pengumpulan data sekunder, yaitu dengan ditinjau dari referensi-referensi seperti buku, dokumen, artikel, jurnal dan manuskrip yang berbicara tentangan belis adat Manggarai dan halangan perkawinan menurut kitab hukum kanonik. Melalui penelitian dan analisis yang dilakukan penulis dalam proses penulisan paper ilmiah ini disimpulkan bahwa belis merupakan salah satu tradisi yang ada di Manggarai yang memiliki nilai budaya dan sosial, namun juga dapat menjadi satu beban bagi masyarakat. Sementara KHK mengatur halangan-halangan perkawinan yang bertujuan melindungi kesucian perkawinan dan martabat keluarga. Penelitian ini akan membahas tentang makna dan fungsi belis dalam adat manggarai, serta membandingkan halangan-halangan perkawinan menurut KHK. Belis diterima dan diakui sebagai tradisi yang memiliki dampak serta ikatan relasi dengan halangan nikah di Manggarai dan masyarakat luas. Oleh karena itu, relasi antara belis dan halangan perkawinan membuktikan bahwa belis sebagai tradisi harus dipertahankan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Belis, Adat, dan Halangan Perkawinan |
| Subjects: | 200 – Agama > 240 Moral Kristen dan teologi peribadatan > 242 Literatur kebaktian dan doa 300 – Ilmu Sosial > 390 Adat istiadat, etiket, dan cerita rakyat > 392 Adat istiadat setempat |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 00:33 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 00:33 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4561 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
