Partisipasi Orang Muda Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Tentang Keuskupan Labuan Bajo dalam Program Reboisasi dalam Perspektif Pastoral Hijau Menurut Ensiklik Laudato Si

TOMBO, Gregorius (2026) Partisipasi Orang Muda Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Tentang Keuskupan Labuan Bajo dalam Program Reboisasi dalam Perspektif Pastoral Hijau Menurut Ensiklik Laudato Si. Masters thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (583kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (241kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (291kB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (221kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (135kB)

Abstract

Orang Muda Katolik adalah mereka yang berusia antara 13 sampai dengan 35 tahun, yang memiliki potensi untuk bertumbuh dan berkembang serta berperan dalam kehidupan Gereja dan masyarakat. Namun yang terjadi saat ini mengarah kepada kenyataan bahwa tidak semua orang muda terlibat aktif dalam kegiatan menggereja, khususnya gerakan peduli lingkungan. Orang muda di Paroki Santo Fransiskus Assisi Tentang terlibat dalam gerakan pelestarian lingkungan hidup yang dicanangkan oleh paroki. Masalah yang ingin diteliti dalam tulisan ini adalah bagaimana gerakan ekologi Orang Muda Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Tentang selaras dengan gagasan Ensiklik Laudato Si’ Paus Fransiskus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Orang Muda Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Tentang dalam meningkatkan kelestarian lingkungan selaras dengan gagasan Ensiklik Laudato Si’. Hasil penelitian memerlihatkan gerakan peduli lingkungan Orang Muda Katolik Paroki Tentang selaras dengan gagasan Ensiklik Laudato Si’. Pertama mereka memahami bahwa gerakan pelestarian lingkungan hidup merupakan tanggapan manusia sebagai mikrokosmis atas jeritan ibu bumi (cry of the earth) agar segera mengembalikan fungsi ekosistem. Kedua, mereka mengimplementasikan gerakan peduli lingkungan dalam kehidupan setiap hari melalui kegiatan konservasi, pengembangan ekonomi kreatif dan aksi sosial ekologis kultural. Ketiga, gerakan ekologi Orang Muda Katolik ternyata bermanfaat tidak hanya terhadap pelestarian alam tetapi juga terhadap kesadaran dan komitmen ekologis Orang Muda Katolik itu sendiri, umat dan kelompok lain. Atas dasar itulah, peneliti merekomendasikan beberapa hal untuk tetap dipertahankan dan dikembangkan secara berkelanjutan: Pertama, Orang Muda Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Tentang perlu melanjutkan ekopastoral holistik tiga dimensi (pedagogi, spiritual, aksi nyata). Kedua, paroki perlu mendampingi Orang Muda Katolik dalam pastoral ekologis seperti yang diperlihatkan oleh Paroki Santo Fransiskus Assisi Tentang. Orang muda tentunya tidak hanya dijadikan sebagai objek melainkan sebagai subyek, karena mereka sendirilah yang menjadi pelaku ekologis. Ketiga, lembaga pendidikan dan keluarga harus menjadi tempat bagi generasi muda untuk belajar memahami dan mewujudnyatakan aksi ekologis.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Orang Muda Katolik, Laudato Si’, Pelestarian Lingkungan.
Subjects: 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 261 Teologi sosial
Divisions: 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 06 Oct 2026 05:16
Last Modified: 06 Oct 2026 05:16
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4553

Actions (login required)

View Item View Item