SOGEN, Petrus Marianus Gega (2026) Dialektika antara Penderitaan dan Harapan: Membandingkan Perspektif para Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Teologi Jürgen Moltmann. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (785kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (634kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (525kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (464kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (534kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (444kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (198kB) |
Abstract
Penulisan tesis ini bertujuan untuk (1) menjelaskan dialektika antara penderitaan dan harapan para penyintas erupsi gunung Lewotobi Laki-laki, dengan penderitaan dan harapan dalam teologi harapan Moltmann. (2) Menjelaskan sumbangsih dialektika antara penderitaan dan harapan para penyintas erupsi gunung Lewotobi Laki-laki terhadap teologi harapan Moltamann. (3) Menjelaskan sumbangsih dialektika antara penderitaan dan harapan dalam teologi harapan Moltmann terhadap para penyintas erupsi gunung Lewotobi. (4) Memahami dan menjelaskan kontribusi teologi harapan Moltmann terhadap para penyintas erupsi gunung Lewotobi dalam menghadapi trauma dan kehilangan. (5) Memahami penderitaan dan harapan para penyintas erupsi gunung Lewotobi Laki-laki dalam konteks teologi harapan Moltmann yang eskatologis. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode ini menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yang bertujuan untuk memahami secara rinci pengalaman penderitaan dan harapan para penyintas erupsi. Terdapat dua sumber data primer dalam penelitian yaitu pengalaman penderitaan dan harapan para penyintas erupsi gunung Lewotobi Laki-laki dan teologi harapan Jürgen Moltmann. Sumber data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari literatur tentang penderitaan dan harapan yang termuat dalam buku, jurnal, dan artikel di internet. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap para penyintas erupsi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penderitaan dan harapan para penyintas erupsi gunung Lewotobi Laki-laki dapat dipahami secara dialektis dengan penderitaan dan harapan dalam teologi harapan Moltmann. Dialektika tersebut memperlihatkan sebuah perjumpaan yang kaya antara pengalaman konkret manusia dengan refleksi teologis yang mendalam. Penderitaan para penyintas erupsi, bukan sekadar luka fisik atau kehilangan materi, melainkan sebuah locus theologicus, ruang di mana iman diuji, dipertanyakan sekaligus diperdalam. Kehilangan rumah, harta benda, dan identitas sosial-ekonomi tidak hanya menimbulkan trauma yang berkepanjangan, tetapi justru membuka ruang solidaritas dan pengalaman iman yang nyata. Kehadiran Allah dialami melalui pengalaman selamat dari ancaman erupsi, solidaritas antar sesama, liturgi yang dirayakan bersama, serta kekuatan doa yang menopang mereka di tengah ketidakpastian. Dengan demikian, dialektika antara keduanya menunjukkan bahwa penderitaan dan harapan para penyintas erupsi membumikan teologi harapan Moltmann. Harapan Kristiani yang abstrak menjadi sahih ketika dipahami dalam penderitaan dan harapan para penyintas erupsi. Demikian juga harapan pragmatis para penyintas erupsi mendapat dasar teologis yang lengkap dari teologi harapan Moltmann.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penderitaan; Harapan; Penyintas erupsi Lewotobi; Jürgen Moltmann. |
| Subjects: | 200 – Agama > 210 Filsafat dan teori agama > 210 Filsafat dan teori agama |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 05:53 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 05:53 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4517 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
