Gerakan Dekolonial bagi Pembebasan Perempuan: Kiprah Komunitas Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) Adonara Ditinjau dari Teologi Feminis Poskolonial Kwok Pui lan

TUKAN, Paulus Barekama (2026) Gerakan Dekolonial bagi Pembebasan Perempuan: Kiprah Komunitas Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) Adonara Ditinjau dari Teologi Feminis Poskolonial Kwok Pui lan. Masters thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (737kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (460kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (416kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (307kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji Komunitas Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) di Adonara sebagai ruang dan gerakan pembebasan perempuan dalam terang Teologi Feminis Poskolonial Kwok Pui-lan. Fakta penindasan perempuan kepala keluarga yang dilegitimasi oleh sistem patriarki dan regulasi negara merupakan reproduksi konstan kolonialisme yang bekerja dengan logika penaklukan dan dominasi. Kondisi ini diperparah oleh kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, diskriminasi budaya, serta stigma sosial terhadap perempuan dalam konteks Adonara. Komunitas Pekka menjadi wadah sosial bagi perempuan untuk melakukan dekolonisasi; upaya melepaskan diri dari penjajahan (delinking) dengan membongkar struktur yang menindas, serta menciptakan ruang hibrid untuk mengartikulasikan epistemologi dan kepentingan kelompok perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang berfokus pada usaha menggali pengalaman subjektif responden untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan mensintesiskan gagasan teologis Pui-lan dan data lapangan yang ditemukan. Analisis ini menelusuri strategi perempuan kepala keluarga dalam memperjuangkan eksistensi mereka, sekaligus merefleksikannya secara teologis dalam perspektif Teologi Feminis Poskolonial Pui-lan. Hasil penelitian membuktikan bahwa Komunitas Pekka menjadi ruang pembebasan bagi perempuan dan gerakan dekolonial pada tiga aspek; sosial budaya, ekonomi dan politik. Komunitas Pekka menjadi wadah pemberdayaan ekonomi dan sebagai arena resistensi terhadap diskriminasi struktural dan kultural. Melalui solidaritas komunal, perempuan kepala keluarga mampu menegosiasikan makna dan membangun spiritualitas perlawanan, serta memperjuangkan hak-hak dasar mereka. Refleksi teologis dalam kerangka Pui-lan menegaskan bahwa pengalaman perempuan sebagai suara periferi harus menjadi sumber utama berteologi, sehingga iman Kristen tampil profetis dengan berpihak pada kelompok marginal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Komunitas Pekka di Adonara merupakan manifestasi nyata usaha dekolonisasi yakni sebagai gerakan, ruang teologis dan sebagai pengetahuan alternatif yang mempromosikan interseksionalitas perjuangan dan hibriditas identitas.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pekka, Teologi Feminis, Adonara, Dekolonisasi, Pembebasan, Kwok Pui-lan
Subjects: 200 – Agama > 210 Filsafat dan teori agama > 210 Filsafat dan teori agama
300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 305 Kelompok-kelompok sosial
Divisions: 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 01 Oct 2026 05:53
Last Modified: 01 Oct 2026 05:53
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4516

Actions (login required)

View Item View Item