GURU, Kornelius Afran (2026) Teologi Guru dalam Terang Yohanes 13:1-20 dan Implikasinya bagi Keterlibatan Guru Katolik di SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (558kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (274kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (300kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) merumuskan konsep teologi guru dalam terang Yohanes 13:1-20, (2) mendeskripsikan keterlibatan guru katolik dalam proses pendidikan di SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa, (3) menganalisis dan menilai implikasi teologi guru dalam terang Yohanes 13:1-20 bagi keterlibatan guru Katolik dalam proses pendidikan di SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode campuran (kualitatif dan kuantitatif). Objek yang diteliti adalah eksplorasi teologi guru dalam terang Yohanes 13:1-20 dan keterlibatan guru Katolik dalam proses pendidikan di SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa. Sumber data utama penelitian ini adalah Injil Yohanes 13:1-20 dan para guru Katolik di SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa. Sumber data sekunder diperoleh dari kepala sekolah dan para siswa SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa, serta ketua Yayasan Persekolahan Umat Katolik Ngada (Yasukda). Selain itu, penulis juga mempelajari literatur-literatur dan publikasi ilmiah yang aktual dan relevan dengan topik yang dikaji, baik berupa buku tafsiran Injil Yohanes, dokumen-dokumen Gereja, jurnal ilmiah, maupun buku-buku dan Undang-Undang tentang Pendidikan di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum para guru Katolik di SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa telah menjalankan perannya dengan baik berdasarkan perspektif teologi guru dalam terang Yohanes 13:1-20 yang mencerminkan model pedagogi Yesus yang berciri pelayan. Model pedagogi ini menekankan lima poin teologis berikut ini. Pertama, guru sebagai pelayan yang rendah hati. Kedua, guru sebagai teladan yang berintegritas. Ketiga, kasih sebagai dasar pelayanan dan keterlibatan guru. Keempat, guru sebagai pendidik yang membebaskan. Kelima, guru sebagai utusan dan pengutus (dimensi misioner). Namun demikian, dalam praksis terkadang ditemukan beberapa catatan evaluatif yang berseberangan dengan poin-poin teologis tersebut. Kondisi ini mencerminkan kesenjangan antara orthodoxy (pemahaman iman) dan orthopraxis (praktik hidup). Karena itu, diperlukan pembinaan berkelanjutan bagi para guru Katolik agar praksis pendidikan semakin selaras dengan tindakan Kristus sebagai guru Ilahi yang melayani, membebaskan, dan mengutus para murid menuju kebenaran dan keselamatan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Teologi Guru, Yohanes 13:1-20, Guru Katolik, Pendidikan, SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa |
| Subjects: | 200 – Agama > 220 Alkitab > 225 Perjanjian Baru |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 05:11 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 05:11 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4512 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
