Peran Teologi Pertanian Kristen dalam Mengatasi Masalah Gagal Panen di Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak dan Implikasinya bagi Karya Pastoral Gereja

TAP, Adrianus (2026) Peran Teologi Pertanian Kristen dalam Mengatasi Masalah Gagal Panen di Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak dan Implikasinya bagi Karya Pastoral Gereja. Masters thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (936kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (179kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (550kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (351kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (20kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (308kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (9kB)

Abstract

Pokok permasalahan yang diangkat dalam kajian ini adalah bagaimana peran teologi pertanian Kristen dalam mengatasi masalah gagal panen di Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak dan Implikasinya bagi karya pastoral Gereja. Pokok persoalan umum tersebut dibagi ke dalam beberapa persoalan turunan yang meliputi, bagaimana konsep teologi pertanian Kristen, mengapa terjadi gagal panen di Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak dan apa implikasi teologi pertanian Kristen terhadap karya pastoral Gereja di Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui peran teologi pertanian Kristen dalam mengatasi masalah gagal panen di Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak dan implikasinya bagi karya pastoral Gereja. Adapun tujuan turunannya adalah sebagai berikut: 1) mengetahui dan memahami konsep teologi pertanian Kristen, (2) mengetahui masalah gagal panen di Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak dan 3) untuk mengetahui implikasi teologi pertanian Kristen terhadap karya pastoral Gereja di Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak. Dalam penulisan kajian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Objek yang diteliti adalah masalah gagal panen yang dialami para petani di Desa Golo Ronggot dalam beberapa tahun terakhir dan peran agen pastoral Gereja dalam menerapkan teologi pertanian Kristen sebagai upaya untuk mengatasi gagal panen. Sumber data primer dalam kajian ini adalah data lapangan yang diperoleh melalui wawancara dengan sejumlah petani, agen pastoral Gereja dan pemerintah desa serta pegawai pertanian. Adapun data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang mencakup berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, manuskrip, serta sumber dari internet yang relevan dengan kajian teologi pertanian Kristen dan masalah gagal panen. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, penulis merumuskan empat kesimpulan utama. Pertama, teologi pertanian Kristen memiliki peran penting yakni untuk merekonstruksi pemahaman umat di Desa Golo Ronggot mengenai relasi antara manusia, alam dan Allah. Dalam hal ini, manusia dipandang sebagai pelayan ciptaan yang dipanggil untuk mengelola ciptaan secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, gagal panen tidak semata-mata dipahami sebagai peristiwa alamiah, melainkan sebuah realitas yang menuntut refleksi etis dan spiritual terkait pola pengelolaan lahan, penggunaan sumber daya alam serta kesadaran ekologis masyarakat. Kedua, aktivitas pertanian yang dimulai dari proses menanam hingga panen dipahami sebagai bagian dari panggilan hidup para petani yang memiliki makna spiritual. Kesadaran ini mendorong para petani untuk tetap memiliki harapan dan ketekunan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah gagal panen. Ketiga, melalui berbagai bentuk kegiatan seperti edukasi, pembinaan, pendampingan serta penguatan nilai tanggung jawab terhadap ciptaan, Gereja melalui agen pastoralnya dapat berperan dalam membantu umat untuk mengembangkan kesadaran ekologis, solidaritas sosial dan praktik pertanian yang berkelanjutan. Keempat, peran Gereja tidak hanya sebatas pada pendampingan spiritual semata, tetapi juga mencakup upaya memfasilitasi pelbagai kegiatan dengan membangun kerjasama dengan pelbagai pihak, serta mengembangkan program pemberdayaan dari Gereja yang mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian, karya pastoral Gereja menjadi lebih relevan dan kontekstual serta responsif terhadap kebutuhan konkret umat yang bergantung pada sektor pertanian.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Teologi Pertanian Kristen, Gagal Panen, Karya Pastoral Gereja.
Subjects: 200 – Agama > 230 Teologi Kristen > 230 Agama Kristen, Teologi Kristen
Divisions: 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 29 Sep 2026 04:16
Last Modified: 29 Sep 2026 04:16
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4486

Actions (login required)

View Item View Item