Interpretasi Tokoh Minke dalam Novel Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa sebagai Simbol Pencarian Identitas Bangsa Indonesia Ditinjau dari Hermeneutika Paul Ricoeur

WOLOR, Pius Toli (2026) Interpretasi Tokoh Minke dalam Novel Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa sebagai Simbol Pencarian Identitas Bangsa Indonesia Ditinjau dari Hermeneutika Paul Ricoeur. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (753kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (246kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (228kB)

Abstract

Tulisan ilmiah ini memiliki satu tujuan utama, yaitu menggunakan hermeneutika Paul Ricoeur untuk menafsir identitas naratif tokoh Minke dalam novel Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa sebagai simbol pencarian identitas Bangsa Indonesia. Hasilnya ialah penulis menemukan bahwa tokoh Minke dalam novel Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa secara simbolis merepresentasikan pencarian dan pembentukan identitas Bangsa Indonesia. Melalui Teori Teks penulis menemukan Minke sepenuhnya memiliki otonomi semantik terhadap Pramoedya sebagai pengarang, pembaca asli, dan Tirto Adhi Soerjo sebagai tokoh dalam kehidupan nyata (kebudayaan asli). Melalui teori Mimesis, penulis menemukan bahwa Minke awalnya adalah seorang Pribumi yang suka meniru guru-guru Eropanya. Ia kemudian bertemu tokoh-tokoh lain dan mengalami ketidakadilan dan penindasan. Hal ini membuat ia memutuskan untuk melawan ketidakadilan bangsa kolonial dan memperjuangkan kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan bagi Pribumi. Teori Identitas Naratif yang digunakan mengungkapkan bahwa Minke memiliki identitas Idem dan ipse. Kedua dimensi ini membentuk jati diri Minke yang tersusun secara utuh dalam kisah hidupnya. Identitas naratif Minke ini tidak hanya ditafsirkan secara sempit, tetapi secara luas dalam konteks identitas naratif bangsa Indonesia. Karena itu, pencarian dan pembentukan identitas naratif Minke juga secara simbolis mewakili pencarian dan pembentukan identitas naratif bangsa Indonesia. Identitas Bangsa Indonesia ini bersifat terbuka karena dibangun atas dialektika antara penindasan-penjajahan dengan perjuangan serta harapan akan masa depan yang baik. Adapun metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif-interpretatif. Dengan metode ini, penulis menggunakan sumber-sumber primer dari Pramoedya dan Paul Ricoeur serta penelitian yang berkaitan dengan tema. Selain itu, penulis juga menggunakan analisis dari para pakar dalam buku, jurnal, dan manuskrip yang berkaitan dengan tema di atas. Penulis akhirnya menilai bahwa identitas naratif Keindonesiaan yang direpresentasikan secara simbolik oleh Minke dapat menjadi spirit bagi masyarakat Indonesia dalam mengapai cita-cita di atas serta mencegah pengulangan penindasan-penjajahan dalam wajah yang baru sebagai bangsa sendiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bangsa Indonesia, Hermeneutika, Interpretasi, Identitas Naratif, dan Minke
Subjects: 100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 101 Teori filsafat
Divisions: 75101 Filsafat
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 11 Sep 2026 01:47
Last Modified: 11 Sep 2026 01:47
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4428

Actions (login required)

View Item View Item