Formasi Dimensi Spiritualitas Calon Imam di Seminari Tinggi Interdiosesan Sto. Petrus, Ritapiret Menurut Ratio Fundamentalis Institutionis Sacerdotalis dan Relevansinya Bagi Penguatan Formasi

MERONG, Paulus Febrinam (2026) Formasi Dimensi Spiritualitas Calon Imam di Seminari Tinggi Interdiosesan Sto. Petrus, Ritapiret Menurut Ratio Fundamentalis Institutionis Sacerdotalis dan Relevansinya Bagi Penguatan Formasi. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (546kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (824kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (984kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (598kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis formasi dimensi spiritualitas calon imam di Seminari Tinggi Interdiosesan Sto. Petrus, Ritapiret dalam terang Ratio Fundamentalis Instituionis Sacerdotalis dan relevansinya bagi penguatan formasi. Dimensi spiritualitas dipahami sebagai inti dari seluruh proses formasi karena berkaitan langsung dengan relasi pribadi dengan Allah, keserupaan dengan Kristus, dan keterbukaan terhadap karya Roh Kudus. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods), dengan memadukan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dan pendekatan kuantitatif melalui penelitian lapangan. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi partisipatoris terhadap para calon imam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formasi dimensi spiritualitas di Seminari Tinggi Interdiosesan Sto. Petrus, Ritapiret sudah dilaksanakan secara terstruktur dan terarah melalui berbagai kegiatan rohani seperti Ekaristi harian, ibadat harian, doa pribadi, Lectio Divina, retret, rekoleksi, bimbingan rohani, dan kegiatan rohani lainnya. Namun demikian, dari hasil penelitian tersebut masih ditemukan sejumlah tantangan, seperti kurangnya konsistensi calon imam dalam mempraktikkan hidup rohani, kecendrungan formalitas dalam menjalankan kegiatan rohani, serta belum optimalnya integrasi antara kehidupan doa dan kehidupan nyata. Dalam terang Ratio Fundamentalis Institutionis Sacerdotalis, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan formasi spiritual melalui pendampingan yang lebih intensif dan peneguhan disiplin rohani kepada calon imam, serta integrasi yang lebih intensif antara doa dan kehidupan nyata. Dengan demikian, formasi spiritualitas diharapkan mampu membentuk calon-calon imam yang matang secara rohani, setia dan teguh dalam panggilan, dan siap menghadapi tantangan pelayanan pastoral di masa kini dan di masa yang akan datang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Formasi, Spiritualitas, Calon Imam, Ratio Fundamentalis, Seminari.
Subjects: 200 – Agama > 250 Orde-orde keagamaan dan Gereja setempat > 250 Orde-orde keagamaan dan Gereja setempat
200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 261 Teologi sosial
Divisions: 75101 Filsafat
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 10 Sep 2026 05:01
Last Modified: 10 Sep 2026 05:01
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4426

Actions (login required)

View Item View Item