Perancangan Buku Ilustrasi Cerita Rakyat Pulau Siput Awololong

URAN, Yoseph Blasius Lebe (2026) Perancangan Buku Ilustrasi Cerita Rakyat Pulau Siput Awololong. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (340kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (117kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (14kB)

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan tradisi lisan yang tak ternilai, salah satunya adalah cerita rakyat Pulau Siput Awololong yang berasal dari Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Cerita rakyat ini mengisahkan tentang tenggelamnya sebuah perkampungan makmur akibat dilanggarnya pantangan leluhur, yaitu larangan berbicara dengan anjing. Namun, seiring melemahnya tradisi bercerita antargenerasi dan kuatnya dominasi konten digital global, cerita ini terancam punah. Generasi muda, khususnya Generasi Z dan Alpha, cenderung kehilangan minat terhadap warisan budaya lokal yang disajikan secara konvensional. Perancangan ini bertujuan untuk melestarikan cerita rakyat Awololong dengan mengubahnya menjadi buku ilustrasi yang menarik, informatif, dan relevan bagi anak-anak usia 7-12 tahun (Sekolah Dasar). Metode yang digunakan adalah Design Thinking, yang terdiri dari lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan sesepuh adat dan kepala perpustakaan daerah Lembata, observasi lapangan terhadap budaya visual lokal seperti tenun ikat dan arsitektur tradisional, serta studi literatur yang komprehensif. Dari dua versi cerita Awololong yang ditemukan, Versi dari Suku Bahy dipilih sebagai dasar perancangan karena memiliki struktur naratif yang lebih linier, mudah dipahami anak-anak, dan memiliki potensi visualisasi yang lebih dramatis. Sistem visual buku dibangun berdasarkan prinsip Desain Komunikasi Visual (DKV), dengan gaya ilustrasi semi realistis yang distilisasi, palet warna tiga lapis yang terinspirasi dari alam Lembata (biru laut, earthy tones tenun ikat, dan warna aksen dramatik), tipografi ramah anak berukuran minimal 14pt, serta tata letak dinamis format A4 landscape yang disesuaikan dengan ritme naratif cerita. Elemen-elemen budaya visual Lembata, termasuk Motif Mokung dari tenun ikat, arsitektur pesisir tradisional, fauna siput laut khas Awololong, dan tarian adat Dolo, diintegrasikan secara autentik ke dalam sistem visual. Output yang dihasilkan berupa buku ilustrasi fisik hardcover A4 beserta media pendukung berupa poster, pembatas buku (bookmark), stiker karakter, dan merchandise kaos. Perancangan ini diharapkan mampu membangkitkan minat baca generasi muda, memperkuat identitas budaya lokal, sekaligus menjadi arsip budaya permanen yang memastikan cerita rakyat Pulau Siput Awololong tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Buku ilustrasi, cerita rakyat, Awololong, Lembata, Desain Komunikasi Visual, Design Thinking, pelestarian budaya
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 602 Aneka ragam tentang teknologi dan ilmu terapan
Divisions: 90241 Desain Komunikasi Visual
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 11 Aug 2026 05:36
Last Modified: 11 Aug 2026 05:36
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4337

Actions (login required)

View Item View Item