BESI, Rafael Samuel (2026) Ritus Keo Rado dalam Terang Injil Lukas 11:14 23 dan Relevansinya terhadap Kehidupan Masyarakat Wolokuru. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.
|
Text
Rafael Samuel Besi_Abstrak.pdf Download (157kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ritus Keo Rado dalam terang Injil Lukas 11:14 23 serta menilai relevansinya bagi kehidupan masyarakat Wolokuru. Ritus Keo Rado merupakan praktik adat yang berkaitan dengan kematian tidak wajar dan diyakini berhubungan dengan kekuatan jahat seperti Mae Ngata dan Polo. Penelitian ini menggunakan pendekatan teologi kontekstual dengan metode kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara, serta menjadikan Injil sebagai dasar normatif dalam analisis. Temuan penelitian menunjukkan adanya kesamaan dalam pengakuan terhadap realitas kekuatan jahat, baik dalam ritus Keo Rado maupun dalam Injil Lukas. Namun, perbedaan mendasar terletak pada sumber kuasa pembebasan. Ritus Keo Rado bertumpu pada simbol adat, doa tradisional, dan perantaraan leluhur, sedangkan Injil menegaskan bahwa pembebasan sejati berasal dari Allah melalui Yesus Kristus. Di sisi lain, ritus ini memiliki nilai sosial dan simbolis, terutama dalam memulihkan relasi dan keseimbangan hidup masyarakat. Oleh karena itu, ritus Keo Rado tidak perlu ditolak secara total, melainkan perlu dimurnikan agar selaras dengan iman Kristen. Penelitian ini menegaskan pentingnya dialog antara iman dan budaya dalam kehidupan umat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keo Rado, Lukas 11:14–23, teologi kontekstual, pembebasan, Wolokuru |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Maria Yosefina |
| Date Deposited: | 13 May 2026 00:56 |
| Last Modified: | 13 May 2026 00:56 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4220 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
