Relevansi Madilog dalam Menyoroti Kembalinya Peran Ganda Militer di Indonesia: Studi Atas Pembentukan UU No. 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 Tentang TNI

LANGODAY, Johakim Reda (2026) Relevansi Madilog dalam Menyoroti Kembalinya Peran Ganda Militer di Indonesia: Studi Atas Pembentukan UU No. 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 Tentang TNI. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.

[img] Text
Johakim Reda Langoday_Abstrak.pdf

Download (102kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi konsep Madilog (materialisme, dialektika, dan logika) yang diperkenalkan oleh Tan Malaka sebagai dasar pemikiran bagi para pemangku kepentingan dalam proses legislasi. Kerangka tersebut dimanfaatkan untuk mengkaji polemik terkait revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia menjadi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025, yang memicu kritik serta penolakan dari berbagai kalangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Keterlibatan militer dalam ranah sipil dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan demokrasi, terutama karena dapat mengaburkan batas antara otoritas sipil dan militer serta melemahkan prinsip supremasi sipil. Dalam konteks revisi tersebut, ditemukan permasalahan dalam proses legislasi yang kurang transparan dan tidak partisipatif, disertai substansi perubahan yang membuka peluang perluasan peran TNI di luar fungsi pertahanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revisi undang-undang ini mengandung persoalan mendasar, baik dari segi prosedural maupun substansial, yang berpotensi melemahkan supremasi sipil. Dalam perspektif Madilog, proses pembentukan regulasi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pendekatan yang objektif, dialektis, dan logis. DPR dan pemerintah dinilai belum secara optimal mempertimbangkan realitas sosial serta aspirasi publik. Selain itu, perluasan peran TNI di luar bidang pertahanan yang berpotensi menghidupkan kembali peran ganda militer dinilai tidak rasional di tengah tuntutan peningkatan profesionalisme TNI. Dengan demikian, Madilog tetap relevan sebagai instrumen analisis kritis dalam menilai pembentukan peraturan perundang-undangan agar tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Madilog, peran ganda militer, TNI, relasi sipil-militer, demokrasi
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 350 Administrasi publik dan ilmu militer > 350 Administrasi publik dan ilmu militer
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Maria Yosefina
Date Deposited: 12 May 2026 02:39
Last Modified: 12 May 2026 02:39
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4209

Actions (login required)

View Item View Item