BOT, Hironimus Raldi (2026) Representasi Kebebasan Individu dalam Novel Pasung Jiwa Karya Okky Madasari: Tinjauan Berdasarkan Konsep Kebebasan Isaiah Berlin. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.
|
Text
Hironimus Raldi Bot_Abstrak.pdf Download (154kB) |
Abstract
Tulisan ini memiliki 3 tujuan yakni: (1)Menganalisis bentuk-bentuk hambatan terhadap kebebasan individu dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari dengan menggunakan konsep kebebasan dari Isaiah Berlin, seperti intervensi keluarga, tekanan sosial, dan represi kekuasaan. (2)Mendeskripsikan representasi kebebasan individu dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari, khususnya melalui pengalaman tokoh-tokohnya dalam menghadapi berbagai bentuk tekanan sosial, keluarga, dan represi kekuasaan. (3)Mengkaji upaya tokoh dalam mencapai kebebasan positif berdasarkan pemikiran Isaiah Berlin, terutama dalam hal otonomi diri, kesadaran identitas, dan aktualisasi diri. Tulisan ini menggunakan metode deskripsi analisis isi yang bertujuan untuk menguraikan secara detail makna dan pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Data primer dalam tulisan ini adalah novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari dan buku 4 esai kebebasan dari Isaiah Berlin. Sementara itu, data sekunder dari tulisan ini berupa buku, artikel, jurnal, ensiklopedia, serta sumber daring yang relevan dan aktual dengan topik yang dibahas. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi pustaka. Selanjutnya data dianalisis menggunakan konsep kebebasan individu dari Isaiah Berlin. Penelitian ini secara khusus membahas tentang hambatan dalam mencapai kebebasan dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Dalam diuraikan tentang hambatan dalam mencapai kebebasan sekaligus upaya mencapai kebebasan individu. Hambatan sekaligus upaya mencapai kebebasan dari tokoh-tokoh dalam novel dianalisis menggunakan konsep kebebasan dari Isaiah Berlin. Isaiah Berlin menjelaskan bahwa kebebasan individu terdiri dari dua yakni kebebasan negatif dan kebebasan positif. Kebebasan negatif adalah kebebasan seorang dari campur tangan atau intervensi dari pihak lain. Sementara itu, kebebasan positif adalah Kemampuan seorang untuk mengendalikan diri dan menentukan arah hidupnya secara termasuk mewujudkan segala potensi yang ada di dalam dirinya. Penulis menemukan bahwa, dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari terdapat begitu banyak hambatan dalam mencapai kebebasan individu. Hambatan tersebut antara lain intervensi keluarga, tekanan sosial, dan represi kekuasaan. Penulis juga melihat bahwa ada upaya untuk mencapai kebebasan yakni melalui otonomi diri, perjuangan identitas, dan aktualisasi diri. Oleh karena itu, penulis melihat bahwa kebebasan negatif dan kebebasan positif tidak berdiri secara terpisah, melainkan membentuk suatu relasi yang saling berkaitan. Kebebasan negatif, yang berkaitan dengan ketiadaan intervensi atau paksaan dari pihak luar, justru menjadi titik awal untuk memahami munculnya kebebasan positif sebagai respons atas berbagai bentuk pembatasan tersebut.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebebasan Individu, Novel Pasung Jiwa, Okky Madasari, Isaiah Berlin |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 320 Ilmu politik > 323 Hak-hak sipil dan politik |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Maria Yosefina |
| Date Deposited: | 12 May 2026 01:00 |
| Last Modified: | 12 May 2026 01:00 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4194 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
