Martabat Luhur manusia: Sebuah Kritik Terhadap Praktik Perbudakan Modern dari Perspektif Dokumen Fratelli Tutti

BATU, Marselinus (2026) Martabat Luhur manusia: Sebuah Kritik Terhadap Praktik Perbudakan Modern dari Perspektif Dokumen Fratelli Tutti. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
Marselinus Batu_Abstrak.pdf

Download (109kB)

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk: pertama, menjelaskan ruang lingkup tentang kekerasan dan perbudakan modern sebagai bentuk perbudakan modern serta berbagai macam eksploitasi yang ada di dalamnya. Kedua, merumuskan martabat manusia dan keadilan sosial dari perspektif Dokumen Fratelli Tutti. Ketiga, menganalisis martabat manusia dan keadilan sosial terhadap praktik Human Trafficking melalui perspektif dokumen Fratelli Tutti. Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan mengkaji dokumen Fratelli Tutti sebagai rujukan utama, serta didukung oleh literatur lainnya seperti: dokumen resmi Gereja, literatur akademis, serta sumber terpercaya yang membahas tentang tindakan perdagangan manusia yang dinilai sebagai bentuk perbudakan modern. Analisis dilakukan secara deskriptif-kritis untuk mengungkap makna martabat manusia serta relevansinya dalam menghadapi realitas perbudakan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dokumen Fratelli Tutti menegaskan martabat manusia sebagai nilai fundamental yang tidak dapat dirampas oleh kondisi apa pun. Setiap bentuk eksploitasi, termasuk perdagangan manusia merupakan pelanggaran terhadap prinsip persaudaraan universal dan keadilan sosial. Dokumen ini menegaskan bahwa setiap bentuk perdagangan manusia merupakan penyangkalan langsung terhadap martabat manusia sebagai citra Allah (Imago Dei). Dokumen ini juga mengkritik sistem ekonomi dan sosial yang memungkinkan terjadinya dihumanisasi serta menyerukan solidaritas global sebagai respon etis terhadap penderitaan korban. Prinsip Imago Dei ditegaskan sebagai dasar ontologis martabat manusia yang tidak bisa dirampas, sementara solidaritas diusulkan sebagai praksis etis bagi dunia yang lebih adil dan beradab. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemberantasan perbudakan modern menuntut lebih dari sekadar respon hukum dan kebijakan formal. Diperlukan pemahaman, pertobatan sosial, dan komitmen bersama untuk menempatkan martabat manusia sebagai mestinya. Dokumen Fratelli Tutti menawarkan visi provetis dan normatif yang relevan: membangun dunia di mana tidak seorang pun diperlakukan sebagai alat, tetapi semua orang diakui sebagai saudara dan saudari.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: TPPO , Martabat Manusia, Fratelli Tutti, Solidaritas, Imago Dei, Gereja
Subjects: 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 261 Teologi sosial
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Maria Yosefina
Date Deposited: 13 May 2026 01:00
Last Modified: 13 May 2026 01:00
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4180

Actions (login required)

View Item View Item