Perbandingan Makna Pembagian Tugas di Desa Lewoloba dalam Ritual Adat Belo Buno dengan Pembagian Tugas di Dewan Pastoral Paroki St. Yoseph Riangkemie

SOGEN, Benediktus Anton Sira Sogen (2026) Perbandingan Makna Pembagian Tugas di Desa Lewoloba dalam Ritual Adat Belo Buno dengan Pembagian Tugas di Dewan Pastoral Paroki St. Yoseph Riangkemie. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
Benediktus Anton Sira Sogen_Abstrak.pdf

Download (151kB)

Abstract

Skripis ini memiliki tujuan untuk melakukanpemabahasan terhadap pembagiantugas tugas suku-suku dalam ritual adat belo bunodi desa Lewoloba dalam konteks keyakiann tradisional. Kedua, mengidentifikasi serta merumuskan makna pembagian tugas dalam paroki terkhususnya dewan pastoral paroki St. Yoseph Riangkemie. Ketiga, menemukan makna baru dalam perbandingan pembagian tugas pada ritual adat belo bunodi desa Lewoloba dengan pembagian tugas dewan pastoral paroki St. yoseph Riangkemie. Skripisi ini menggunkan metode kajian deskriptif kualitatif dalam hal ini juga didukungdengan penelitian lapangan studi kepustakaan. Fokus dalam penelitian ini adalah makna baru pada perbandingan pembagian tugassuku-suku dalam ritual adat belo buno dan perbandingan pada pembagian tugas di dewan pastoral paroki St. Yoseph Riangkemie. Skripsi ini menggali informasi dari dua sember besar yakni tradisi desa Lewoloba dan juga dari gereja paroki. Sumber utama penelitian ini adalah para tokoh-tokoh adat, tokoh masyrakat, pengurus dewan pastoral paroki, pastor paroki dan pemerintah desa. Mereka ini dipilih dengan pertimbangan bahwa pengetahuan akan pembagian tugas suku-suku di desa Lewoloba dalam ritual adat belo bunodan pembagian tugas di dewan pastoral paroki St. Yospeh Riangkemie sangat baik. Skripis ini juga mendapatkan dukungan dari sumber-sumber lain seperti buku buku, jurnaldan sumber lain yang bersangkutan dengan kajian ini. Pembagian tugas suku-suku di desa Lewoloba dalam ritual adat belo buno menjadi bagian keterlibatan aktif masyarakat desa Lewoloba. Pembagian tugas ini melahirkan tanggung jawab dan hubungan yang harmonis dalam kehidupan bersama.Pembagian tugas ini menjadi suatu kebiasaan yang ada dan hidup dari waktu ke waktu.Pembagian tugas ini mendapatkan perbandingan dengan pembagian tugas yang terjadi di dewan pastoral paroki St.Yoseph Riangkemie. Berdasarkan hal tersebut, penulis melakukan pembacaan, penelitian, serta perbandingan terhadap pembagian tugas dalam ritual adat belo bunodi desa Lewoloba dengan pembagian tugas di dewan pastoral paroki St. Yoseph Riangkemie.Perbandingan ini dilakukan untuk menemukan persamaan dan perbedaan yang muncul dari tahapan serta proses yang berbeda dalam pembagian tugas suku-suku dalam ritual adat belo bunodi desa Lewoloba dengan di dewan pastoral paroki St. Yoseph Riangkemie.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ritual adat belo buno, pembagian tugas, dewan pastoral paroki, Masyarakat desa Lewoloba, Gereja Katolik, kehidupan bersama
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Maria Yosefina
Date Deposited: 13 May 2026 05:34
Last Modified: 13 May 2026 05:34
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4171

Actions (login required)

View Item View Item