KEDANG, Lusius Ritawutun (2026) Peran Gereja Bagi Warga di Rutan Kelas II B Maumere Dalam Terang Evangelii Gaudium. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.
|
Text
ABSTRAK. Lusius Ritawutun Kedang (220129) (1).pdf Download (18kB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari seruan apostolik Evangelii Gaudium yang ditulis Paus Fransiskus (2013), yang menekankan sukacita Injil sebagai dasar misi Gereja untuk keluar dari zona nyaman dan hadiri bagi kelompok yang terpinggirkan. Dalam konteks Rutan Kelas II B Maumere, penelitian ini menyoroti peran Gereja Katolik sebagai agen pastoral yang menghadirkan pendampingan rohani, penguatan moral, serta dukungan psikologis bagi warga binaan. Kehadiran Gereja tidak hanya dipahami sebagai institusi liturgis, tetapi sebagai komunitas iman yang bergerak aktif membangun harapan, solidaritas, dan transformasi hidup. Melalui keterlibatan Serikat Sabda Allah (SVD) dan dukungan Kementerian Agama Kabupaten Sikka, pelayanan rohani diwujudkan dalam bentuk katekese, doa bersama, konseling spiritual, serta ruang berbagai pengelaman hidup. Pendekatan ini sejalan dengan semangat Evangelii Gaudium yang menekankan kasih, empati, dan keterbukaan terhadap mereka yang menderita. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada pengelaman warga binaan Katolik dan praktik pastoral Gereja di Rutan Maumere. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Analisis dilakukan dengan mengaitkan teori teologi pastoral dan ajaran sosial Gereja dengan praktik nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelayanan rohani berperan penting dalam membangun ketahanan mental warga binaan, mengurangi rasa kesepian akibat minimnya kunjungan keluarga, serta menumbuhkan sikap optimis dan karakter positif. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, dan stigma sosial yang menghambat optimalisasi pelayanan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa Gereja perlu memperkuat kolaborasi dengan pengelola rutan, masyarakat, dan lembaga keagamaan lain untuk menciptakan model pelayanan pastoral yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Dengan demikian, Gereja tidak hanya hadir sebagai penghibur spiritual, tetapi juga sebagai jembatan rekonsiliasi sosial yang membantu warga binaan kembali ke masyarakat dengan martabat yang dipulihkan. Penelitian ini memberi kontribusi baru dalam kajian pastoral penjara di Indonesia, khususnya dengan menekankan penerapan Evangelii Gaudium secara kontekstual di Rutan Maumere, sehingga dapat menjadi rujukan bagi pengembangan pelayanan rohani di lembaga pemasyarakatan lain.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Evangelii Gaudium, Gereja Katolik, Rutan Kelas II B Maumere, Pastoral penjara, Warga binaan, Rehabilitasi rohani |
| Subjects: | 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 261 Teologi sosial |
| Divisions: | 86208 Pendidikan Keagamaan Katolik > School of Psychology |
| Depositing User: | Maria Yosefina |
| Date Deposited: | 06 May 2026 04:21 |
| Last Modified: | 06 May 2026 04:22 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4125 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
