BURENI, Stevano Rivaldy Batista (2026) Relevansi Gagasan Estetika Eksistensi Michel Foucault dalam Pembentukan Identitas Diri Manusia di Era Digital. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK, Stevano Rivaldy Batista Bureni.pdf Download (377kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguraikan makna estetika eksistensi dalam perspektif filosofis Michel Foucault; (2) menganalisis relevansi estetika eksistensi Foucault dalam pembentukan identitas diri manusia di era digital; (3) menjelaskan dan menguraikan implikasi estetika eksistensi Foucault terhadap kehidupan manusia modern. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini ialah studi kepustakaan (library research). Melalui metode ini, penulis menganalisis dan menguraikan topik mengenai estetika eksistensi Michel Foucault dan pembentukan identitas diri manusia di era digital ini. Setelah itu, penulis menggabungkan keduanya dan menganalisis relevansi dari kedua topik tersebut sehingga menghasilkan skripsi ini. Pembentukan identitas diri manusia merupakan suatu hal yang akan terus dilakukan oleh setiap orang. Ia akan berusaha membaharui dirinya menjadi pribadi yang khas dan dapat diterima, baik oleh dirinya sendiri maupun oleh orang lain dalam setiap era berpikir, termasuk era digital. Era digital ialah era di mana teknologi memainkan peran penting dalam segala aspek kehidupan manusia, termasuk dalam proses pembentukan diri manusia. Karena itu, pembentukan diri manusia di era ini menjadi lebih kompleks dan lebih rumit. Teknologi digital yang ada menciptakan manusia yang mudah dihitung, dikontrol, dan dimengerti oleh cara kerja algoritma, globalisasi, postingan-postingan, dan komentar-komentar yang ada di dalamnya. Hal-hal tersebut menuntut manusia untuk terus mengikutinya sebagai suatu tren baru dan etika baru dalam era digital ini. Hal ini membuat manusia seperti sedang diobjektifikasikan oleh teknologi digital, oleh cara kerja algoritma, dan juga adanya indikasi kuasa represif yang membentuk subjek atau identitas seseorang. Maka dari itu diperlukan gagasan estetika eksistensi Michel Foucault yang menekankan pada peran aktif subjek dalam membentuk dirinya menjadi subjek yang etis dan estetik. Foucault juga menghadirkan beberapa teknik untuk membantu membentuk diri, yaitu pemeriksaan batin, mendiagnose diri, dan menguji diri. Teknik lain, yaitu kejujuran (parrhesia), prinsip kebebasan, etika, dan juga adanya prinsip care of the self dan care of others. Keseluruhan teknik ini membuat filsafat Foucault disebut sebagai ‘teknologi diri’. Teknologi diri kemudian yang akan membantu manusia untuk membentuk identitas dirinya menjadi sebuah estetika eksistensi di era digital ini. Oleh karena itu, gagasan estetika eksistensi Michel Foucault ini masih relevan dengan pembentukan identitas diri manusia di era digital ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Estetika Eksistensi, Michel Foucault, Identitas diri, Era Digital. |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 601 Filsafat dan teori tentang teknologi dan ilmu terapan |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Maria Mercyana Lenung |
| Date Deposited: | 13 May 2026 04:56 |
| Last Modified: | 13 May 2026 04:56 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4107 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
