Pengaruh Media Digital Terhadap Integritas Pernikahan Katolik Dalam Perspektif Ensiklik Amoris Laetitia

MERE, Henokh Albert Ware Mere and JEMADIN, Silfanus Jemadin and BENGGU, Wilhelmus Benggu and LOGE, Maria Claristas Loge and VIRANDO, Kristianus Adrianto Virando (2026) Pengaruh Media Digital Terhadap Integritas Pernikahan Katolik Dalam Perspektif Ensiklik Amoris Laetitia. Jurnal Studi Multidisipliner, 10 (2). pp. 41-51. ISSN eISSN: 2118-7453

[img] Text
Pengaruh Media Digital.pdf

Download (309kB)

Abstract

Di era digital, tampaknya manusia menggunakan media, tetapi sesungguhnya manusialah yang menjadi media itu sendiri. Dalam komunikasi digital, manusia tidak lebih dari sekadar penyalur pesan dari Internet of Things (IoT). Makhluk yang dikendalikan media, berfungsi sebagai media, dan beradaptasi dengan iklim teknologi digital ini dapat disebut sebagai manusia digital. Kini, ketika seseorang membuka telepon pintar di pagi hari dan melihat dirinya muncul di Facebook, Instagram, atau Twitter, ia menemukan personal brand-nya di sana. Hal itu meyakinkan dirinya bahwa ia sungguh ada, bukan ilusi. Buktinya, foto, teks, atau videonya tersedia di ruang digital. Dengan sekali klik, seseorang merasa tetap terkini. Berpikir dianggap tidak terlalu penting lagi; yang utama adalah melakukan klik agar eksistensinya diakui dalam media digital. Manusia digital tidak lagi I think, melainkan I browse. Ia berpikir melalui internet. Identitas “siapa aku” semakin identik dengan “aku-online,” sementara “aku-offline” semakin terpinggirkan. Perlu dicatat, bahwa media digital, di satu sisi sebagai sarana informasi dan komunikasi yang berdampak positif bagi manusia, khususnya bagi pasangan suami istri untuk saling berinteraksi dan menjaga relasi keutuhan sakramen perkawinan. Namun, disisi lain, media digital memiliki dampak negatif bagi keutuhan pernikahan suami-istri. Artikel ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian tinjauan pustaka. Penulis menggunakan ensiklik Amoris Laetitia sebagai pisau bedah untuk menguliti problem tersebut. Tujuan tulisan ini ialah sebagai tawaran dalam hal penggunaan media sosial secara positif demi mempertahankan cinta kasih dan kesetiaan dalam pernikahan. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah media digital menjadi salah satu tantangan dan akar persoalan dalam relasi keluarga pasca pernikahan. Dalam ajaran Gereja Katolik, pernikahan adalah sakramen yakni tanda keselamatan dan persatuan kekal berkat penyelenggaraan Ilahi. Sakramen pernikahan memiliki beberapa karakteristik seperti sakramental, monogami, dan tak terceraikan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Media Digital; Pernikahan Katolik; Amoris Laetitia; Keluarga; Cinta Kasih.
Subjects: 200 – Agama > 200 Agama > 200 Agama
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik
Depositing User: Henokh Albert Ware Mere
Date Deposited: 18 May 2026 04:56
Last Modified: 18 May 2026 04:56
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4059

Actions (login required)

View Item View Item