SAHA, Filemon Zakarias (2026) Analisis Pembelisan Pada Masyarakat Desa Semang Manggarai Barat Berdasarkan Perspektif Solidaritas Sosial Emile Durkheim Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (515kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (876kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (856kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (846kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (604kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan solidaritas sosial Emile Durkheim, (2) mengenal masyarakat Desa Semang, (3) menjelaskan pembelisan dalam perkawinan adat masyarakat Desa Semang, (4) analisis pembelisan pada masyarakat Desa Semang Manggarai Barat berdasarkan perspektif solidaritas sosial Emile Durkheim dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti adalah dampak pembelisan dalam perkawinan adat masyarakat Desa Semang-Manggarai Barat terhadap upaya membangun solidaritas sosial dalam perspektif Émile Durkheim. Penulis melakukan wawancara langsung dengan beberapa tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Semang sebagai sumber primer. Penulis juga mencari literatur atau sumber sekunder. Hasil studi menunjukkan pembelisan dalam perkawinan merupakan salah satu tradisi orang Manggarai untuk menghormati seorang perempuan yang hendak menikah. Selain itu belis juga mempunyai tujuan untuk menjaga persatuan sosial di tengah masyarakat, di mana dalam pembelisan masyarakat bekerja sama dan bergotong rotong demi menyukseskan acara belis. Hal ini berarti belis tidak hanya sebagai peristiwa pengukuhan kedua mempelai dalam membangun sebuah rumah tangga yang baru, tetapi juga sebagai sebuah peristiwa sosial yang melibatkan masing-masing keluarga besar. Masyarakat bekerja sama dalam menyukseskan acara belis karena dilatarbelakangi oleh berbagai macam kesamaan, budaya, kepercayaan, dan kepentingan. Hal ini senada dengan konsep solidaritas sosial Émile Durkheim yang menegaskan bahwa masyarakat akan membangun solidaritas sosial karena dilatarbelakangi oleh banyaknya persamaan, pekerjaan, budaya dan adat istiadat serta kepentingan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembelisan, Perkawinan Adat, Masyarakat Desa Semang, Solidaritas Sosial Émile Durkheim. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 301 Sosiologi dan antropologi 300 – Ilmu Sosial > 390 Adat istiadat, etiket, dan cerita rakyat > 392 Adat istiadat setempat |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 06 May 2026 05:33 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 01:54 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4031 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
