Fenomenologi Husserl Sebagai Kritik Terhadap Alienasi Media Digitlal Di Era Revolusi Industri 4.0

SANDRI, Anjelinus (2025) Fenomenologi Husserl Sebagai Kritik Terhadap Alienasi Media Digitlal Di Era Revolusi Industri 4.0. Discussion Paper. KMK Ledalero. (Submitted)

[img] Text (artikel ini merupakan materi seminar dalam komunitas Menulis di Koran dan Diskusi Filsafat Ledalero)
Fenomenologi Husserl Sebagai Kritik Terhadap Alienasi Media Digitlal Di Era Revolusi Industri 4.pdf - Presentation

Download (313kB)

Abstract

Revolusi industry 4.0 merupakan perpaduan kemajuan antara kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), robotika, dan internet untuk segalanya Internet of Things (IoT). Beragam inovasi digital lahir dari perpaduan ini menjadikan manusia subjek sekaligus objek yang begitu leluasan menuangkan segala keinginannya. Namun, hampir pasti bahwa teknologi yang tercipta hasil kecerdasan manusia memacu kecenderungan seseorang untuk keluar dari kesadarannya dan terperangkap dalam sebuah habitus yang populer dibahasakan sebagai scrolling dan klik. Model ini memudahkan siapa saja penggunannya sebab cukup dengan satu jari semua bisa terbuka. Dalam jari-jemari seseorang bisa terlempar dari kesadarannya sebagai mahluk yang berada dengan lingkungan dan yang lain. Manusia menari ria dengan kecanggihannya, sekaligus manusia terperosok, hingga kesadaran dan akal sehat tercabut dari tubuh. Tubuh tidak lebih jadi cyborg, yaitu ketika tubuh digerakan dan dikontrol sepenuhnya oleh mesin. Pada tataran ini manusia teralienasi yaitu keterasingan dari diri, lingkungan dan disoreintasi hidup. Tulisan ini menggunakan metode penulisan Kepustakaan yakni dengan menganalisis sumber data dari berbagai bahan kepustakaan seperti buku, jurnal, artikel dan sumber-sumber lain yang relevan dengan persoalan alienasi digital. Untuk memahami dengan jelas bagaiman teknologi menindas kesadaran pengguna, penulis menggunakan teori Fenomenologi Husserl sebagai kritik atas alienasi digital. Menurut Husserl, fenomena hanya dapat diamati Ketika seseorang mengalaminya atau fenomena dipahami sebagai segala yang menampakkan diri dalam kesadaran; tugas fenomenologi adalah mendeskripsikan bagaimana sesauatu tampak sebagaimana dialami. dengan demikian fenomenologi Husserl membantu untuk memahami bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan mempengaruhi kesadaran dan memicu alienasi digital. Kritik fenomenologi Husserl juga sebagai Upaya memulangkan manusia pada hakikat dan fenomenanya dari alienasi digital. Kata Kunci: Alienasi, Media Digital, Fenomenologi, Edmund Husserl.

Item Type: Monograph (Discussion Paper)
Uncontrolled Keywords: Alienasi, Media Digital, Fenomenologi, Edmund Husserl.
Subjects: 100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 101 Teori filsafat
100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 107 Pendidikan, penelitian, topik terkait filsafat
100 - Filsafat dan Psikologi > 140 Aliran pemikiran filosofis > 142 Filsafat kritis
600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 601 Filsafat dan teori tentang teknologi dan ilmu terapan
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Anjelinus Sandri
Date Deposited: 02 Feb 2026 00:22
Last Modified: 02 Feb 2026 00:22
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/3798

Actions (login required)

View Item View Item