SOGE, George Mario Ch. Amak Doni (2026) Koke Bale sebagai Wahana Teologi Terjemahan dan Inkulturasi dalam Budaya Lamaholot: Studi Kontekstual di Patisirawalang, Flores Timur dalam Sudut Pandang Teologi Stephen B. Bevans. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (514kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (401kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (440kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji Koke Bale sebagai wahana teologi terjemahan dan inkulturasi dalam konteks budaya Lamaholot di Patisirawalang, Flores Timur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur simbolik, fungsi ritual, serta identitas komunal yang terkandung dalam Koke Bale, serta menafsirkannya dalam kerangka teologi kontekstual model terjemahan Stephen B. Bevans. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode etnografi teologis, yang memungkinkan pemahaman mendalam terhadap relasi antara iman Kristiani dan praktik budaya lokal. Teknik pengumpulan data dan penyusunan tulisan ini diperoleh melalui proses wawancara mendalam, observasi, analisis komparatif dan kajian literatur. Data lapangan diperoleh melalui proses wawancara mendalam dengan tokoh adat, anggota masyarakat dan pihak-pihak terkait yang dapat memberikan informasi mengenai penelitian penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koke Bale merupakan ruang sakral yang memuat dimensi kosmologis, teologis, dan eklesial. Struktur dan simbolnya mencerminkan relasi integral antara manusia, leluhur, dan Wujud Tertinggi, sekaligus membentuk identitas komunal masyarakat. Fungsi ritual Koke Bale menegaskan perannya sebagai pusat kehidupan sosial-religius yang memperkuat solidaritas dan kohesi sosial. Dalam perspektif teologi terjemahan, Koke Bale berfungsi sebagai medium hermeneutis yang memungkinkan Injil diinkulturasikan ke dalam bahasa, simbol, dan praksis budaya lokal tanpa mereduksi substansi iman. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan inkulturatif-dialogis dalam praksis pastoral Gereja, di mana budaya dipahami sebagai locus theologicus yang potensial bagi pewartaan Injil yang kontekstual dan transformatif.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Koke Bale, teologi terjemahan, inkulturasi, budaya Lamaholot, teologi kontekstual, identitas komunal, dan etnografi teologis. |
| Subjects: | 200 – Agama > 200 Agama > 204 Pengalaman religius, kehidupan dan praktik 200 – Agama > 210 Filsafat dan teori agama > 210 Filsafat dan teori agama |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 03:28 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 03:28 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4507 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
