ROTOK, Filmond Kortiand Peka (2026) Analisis Kritis RENSTRA Seminari Menengah San Dominggo Hokeng 2019-2023 Dalam Terang Ratio Fundamentalis Institutionis Sacerdotalis dan Implikasinya bagi Formasi Calon Imam di Keuskupan Larantuka. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (557kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (593kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (679kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (450kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (449kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (485kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguraikan dasar teologis dan prinsip prinsip pembinaan calon imam menurut Ratio Fundamentalis Institutionis Sacerdotalis, (2) mendeskripsikan isi dan arah kebijakan dalam dokumen Rencana Strategis (RENSTRA) Seminari Menengah San Dominggo Hokeng 2019-2023, (3) menganalisis keselarasan RENSTRA dengan prinsip formasi integral yang mencakup dimensi manusiawi, rohani, intelektual, dan pastoral, serta (4) menjelaskan implikasi teologis dan pastoral RENSTRA bagi pembinaan calon imam dalam konteks Keuskupan Larantuka. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif-teologis melalui studi dokumen, wawancara mendalam, dan observasi terbatas, penelitian ini menemukan beberapa hal penting. Pertama, secara normatif, RENSTRA SESADO 2019-2023 telah mengadopsi prinsip-prinsip dasar pembinaan imam sebagaimana digariskan dalam Ratio Fundamentalis Institutionis Sacerdotalis, terutama terkait pentingnya formasi integral. Kedua, secara struktural, RENSTRA telah memuat komponen manajemen strategis yang memadai seperti visi, misi, nilai dasar, dan tujuan strategis yang mendukung arah pembinaan calon imam. Ketiga, dalam implementasinya, masih terdapat keterbatasan dalam integrasi keempat dimensi formasi, terutama dalam aspek operasionalisasi program, indikator evaluasi, dan pendampingan personal yang belum sepenuhnya sistematis. Keempat, faktor kontekstual seperti keterbatasan sumber daya, tantangan budaya dan digitalisasi, serta dinamika pastoral lokal turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan RENSTRA. Kelima, RENSTRA memiliki relevansi penting bagi pembinaan calon imam di Keuskupan Larantuka, namun memerlukan penguatan dalam aspek integrasi, evaluasi kualitatif, dan kontekstualisasi yang lebih mendalam. Keenam, secara teologis dan pastoral, penelitian ini menegaskan perlunya pengembangan model formasi yang lebih integral, kontekstual, dan berkelanjutan, yang mampu menjembatani norma universal Gereja dengan realitas lokal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Formasi imam, RENSTRA, Ratio Fundamentalis Institutionis Sacerdotalis, Seminari, Keuskupan Larantuka. |
| Subjects: | 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 261 Teologi sosial |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 04:37 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 04:37 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4502 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
