BEDA, Gregoryo Simon (2026) Perancangan Video Kampanye Sosial Pencegahan Pelecehan Seksual di Kabupaten Sikka. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (144kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (184kB) |
Abstract
Kekerasan seksual merupakan permasalahan sosial serius di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Data Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) mencatat 177 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak pada tahun 2023, dengan tren yang terus berlanjut pada tahun 2024 dengan 139 kasus, sementara upaya pencegahan yang ada di daerah ini masih bertumpu pada metode konvensional seperti penyuluhan tatap muka dan distribusi materi cetak, yang memiliki keterbatasan jangkauan dan daya tarik visual, khususnya bagi generasi muda yang dominan mengonsumsi informasi melalui media digital. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang video kampanye sosial beserta media pendukungnya yang efektif, edukatif, dan komunikatif guna meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Sikka mengenai pencegahan pelecehan seksual, serta merumuskan konsep kreatif dan pendekatan naratif yang sensitif, tidak menstigmatisasi korban, dan relevan dengan konteks sosiokultural lokal. Perancangan ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan metode Design Thinking melalui lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang diperkuat dengan prinsip trauma informed design pada setiap tahapannya mengingat sensitivitas tema yang diangkat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan petugas UPTD PPA, tenaga pendidik, dan tokoh masyarakat, serta studi dokumentasi data sekunder. Proses perancangan ini menghasilkan konsep kreatif “Jaga deng Suara” yang bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu keamanan, pemberdayaan, dan kebersamaan. Konsep ini diwujudkan melalui sistem identitas visual berwarna ungu yang dipadukan dengan warna warna hangat, elemen grafis berbasis lokal kabupaten Sikka, serta tipografi rounded, dan diterapkan secara konsisten pada ekosistem media kampanye hybrid yang terdiri atas video kampanye utama, video pendek untuk platform YouTube, Instagram, dan TikTok, poster, infografis, flyer dan brosur bertanda kode QR, serta merchandise edukatif. Pendekatan ilustratif dan simbolis yang menghindari reka ulang kekerasan secara eksplisit diharapkan mampu menyampaikan urgensi isu secara bertanggung jawab tanpa berisiko menimbulkan retraumatisasi bagi audiens maupun penyintas. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi sebagai instrumen edukasi yang memperluas jangkauan pesan pencegahan pelecehan seksual, sekaligus menjadi katalis bagi perubahan norma sosial yang mendorong masyarakat Kabupaten Sikka
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kampanye sosial, pencegahan pelecehan seksual, trauma informed design, Design Thinking, Kabupaten Sikka |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 305 Kelompok-kelompok sosial 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 600 Teknologi (ilmu terapan) > 602 Aneka ragam tentang teknologi dan ilmu terapan |
| Divisions: | 90241 Desain Komunikasi Visual |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 05:43 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 05:43 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4328 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
