WITIN, Hendrikus Tibu (2026) Makna Simbolis Tubuh dalam Novel Namaku Mata Hari Karya Remy Sylado Menurut Perspektif Psikologi Sastra. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
Hendrikus Tibu Witin_ABSTRAK.pdf Download (140kB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan makna simbolis tubuh dalam novel namaku Mata Hari karya Remy Sylado menurut perspektif psikologi sastra (2) sebagai sebuah syarat wajib akademis untuk memperoleh gelar Sarjana Filsafat setelah mengikuti kuliah Filsafat di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analitis deskriptif kualitatif. Data penelitian ialah penggambaran makna tubuh dalam novel Namaku Mata Hari karya Remy Sylado. Ada dua sumber data, yakni sumber primer dan sumber sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah novel Namaku Mata Hari karya Remy Sylado. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini ialah naskah-naskah, kamus, buku, jurnal ilmiah, dan sumber internet yang membahas tentang makna simbolis tubuh dalam perspektif psikologi sastra. Langkah-langkah yang digunakan dalam teknik menganalisis data yakni dengan (1) membaca dan memahami novel Namaku Mata Hari secara teliti, (2) memahami dan mendalami konsep psikologi sastra, (3) mencatat dan menganalisis semua data yang berkaitan dengan tema yang diangkat. Teknik analisis data dimulai dari pengumpulan data, mengklasifikasikan data melalui satuan-satuan peristiwa di dalam novel terkait, menginterpretasi data, dan membuat kesimpulan melalui hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa kesimpulan yakni, pertama, tubuh dimaknai sebagai ruang trauma psikis, di mana tokoh utama memproyeksikan pengalaman batin masa lalunya yang menyakitkan ke dalam wujud perlawanan. Kedua, tubuh merupakan strategi untuk bertahan hidup, yang difungsikan sebagai modal ekonomi melalui tari eksotik sekaligus sebagai alat represi balik terhadap ketidakadilan patriarki. Ketiga, tubuh secara sadar direkayasa sebagai objek hasrat untuk memanipulasi dan menaklukkan laki-laki, yang secara psikologis merupakan mekanisme pemindahan (displacement) atas trauma kegagalan rumah tangganya. Keempat, tubuh menyimbolkan otonomi diri dan kebebasan mutlak, yang membuktikan kemampuan perempuan untuk meruntuhkan norma sosial yang mengekang demi mencapai kemerdekaan eksistensial. Kelima, tubuh adalah representasi identitas diri sejati, di mana tokoh berhasil memulihkan luka batin dan menemukan kembali martabatnya secara mandiri melalui kontrol penuh atas tubuhnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Makna Simbolis Tubuh, Psikologi Sastra, Novel Namaku Mata Hari, Remy Sylado, Trauma Psikis, Mekanisme Pertahanan Ego, Identitas Diri. |
| Subjects: | 800 – Kesusastraan (Kesusastraan Indonesia dikelas 899) > 800 Kesusastraan, retorika, dan kritikan > 801 Filsafat dan teori kesusastraan |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 08 May 2026 01:00 |
| Last Modified: | 08 May 2026 01:00 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4063 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
