Implementasi Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara “Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tutwuri Handayani” bagi Pendidikan Karakter di Indonesia

NU, Paulus Bernando Liko (2023) Implementasi Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara “Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tutwuri Handayani” bagi Pendidikan Karakter di Indonesia. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.

[img] Text
Paulus Bernando Liko Nu_Abstrak.pdf

Download (215kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (998kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (537kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (520kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (466kB)
[img] Text
BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (443kB)

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan cita-cita luhur Ki Hajar Dewantara untuk membangun bangsa Indonesia melalui filosofi pendidikannya, (2) mendeskripsikan tentang apa itu pendidikan karakter remaja, (3) menjelaskan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara “Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tutwuri Handayani” dan implikasinya bagi pendidikan karakter remaja di Indonesia. Dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode deskriptif analisis. Melalui metode ini, penulis membaca dan menganalisis secara mendalam problem pendidikan karakter remaja di Indonesia dan mengkajinya dengan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara sebagai instrumen untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa. Ki Hajar Dewantara adalah pejuang bangsa yang mempunyai andil besar dalam dunia pendidikan di Indonesia. Khazanah berpikir kritis Ki Hajar Dewantara yang tranformatif tampak dalam upaya dan perjuangannya dalam mendirikan sekolah pertama di Indonesia, yakni Taman Siswa. Visi dan konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara masih sangat relevan untuk pembentukan pendidikan karakter remaja di Indonesia. Pendidikan sejatinya bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Pendidikan dan pembentukan karakter sangat erat kaitannya dan harus dikelola secara baik agar tujuan pendidikan dapat tercapai. Melihat realitas pendidikan dan kualitas karakter remaja saat ini yang cenderung melakukan aksi-aksi kekerasan, tawuran, dan tindakan menyimpang lainnya, perlu diupayakan sebuah proses penyadaran bagi remaja lewat pembentukan karakter. Pembentukan karakter sangat penting dan bernilai bagi peserta didik dan peradaban masyarakat suatu bangsa. Hal ini sejalan dengan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara “ Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tutwuri Handayani” yang merupakan warisan luhur yang patut dijadikan sebagai acuan dalam pengembangan pendidikan karakter di Indonesia. Pendidikan karakter peserta didik perlu melibatkan peranan keluarga, sekolah, dan masyarakat, yang di sebuat oleh Ki Hajar Dewantara sebagai tri pusat pendidikan. Konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara menampilkan kekhasan nilai-nilai tradisional Indonesia, yang mengarahkan peserta didik pada pengenalan akan budaya bangsa, sehingga peserta didik dapat menghayati nilai-nilai luhur kebudayaan dalam dirinya sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki integritas diri dan karakter yang baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ki Hajar Dewantara, Pendidikan Karakter, Peserta Didik (Remaja).
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370 Pendidikan
300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 378 Pendidikan tinggi, unversitas
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Rineldis Kelan
Date Deposited: 17 May 2023 04:14
Last Modified: 24 Jul 2023 04:00
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/1591

Actions (login required)

View Item View Item