Partisipasi Kaum Muda Dalam Mewartakan Iman Di Media Sosial.

AGA, Salvatoris Patris Mega (2021) Partisipasi Kaum Muda Dalam Mewartakan Iman Di Media Sosial. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (626kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (124kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (263kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[img] Text
BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (195kB)

Abstract

Tulisan ini berupaya menjelaskan pengaruh pentingnya komunikasi sebagai salah satu unsur dasar dalam kehidupan manusia dan memungkinkan manusia sebagai aktor yang kreatif untuk mampu menciptakan berbagai hal, salah satunya adalah komunikasi dan interaksi di dalam dunia maya atau umum disebut sebagai media sosial. Setiap individu mampu menampilkan karakter diri yang berbeda ketika berada di dalam media sosial dengan dunia nyata. Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang. Media sosial pada dasarnya bertujuan membantu aktivitas berkomunikasi setiap orang yang menggunakannya terkhususnya kaum muda. Tetapi selain bermanfaat sebagai media komunikasi yang edukatif dan konstruktif, media sosial juga punya pengaruh buruknya. Kebebasan untuk mengakses apapun yang diinginkan, mulai dari hal yang positif sampai pada hal yang negatif, bisa terjadi melalui media sosial. Nilai-nilai yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral yang dianut masyarakat, seperti kekerasan, pornografi, radikalisme, isu SARA, dan lain sebagainya dapat ditemukan di dalam media sosial. Semua nilai negatif itu dapat menjadi masalah serius yang menggoyang iman kaum muda. Kaum muda dengan segala keingintahuannya menerima banyak hal yang kemudian membuatnya sulit untuk menentukan mana yang baik, yang dapat menjadi patokan untuk hidupnya. Di sini yang menjadi pusat perhatian adalah perkembangan iman kaum muda. Perkembangan iman kaum muda perlahan-lahan mulai terkikis oleh pengaruh buruk negatif media sosial. Akibat lebih jauh dari hal ini adalah peran Gereja sebagai perantara keselamatan mulai tergantikan oleh media sosial. Kaum muda secara bertahap mulai meninggalkan Gereja. Alasan sederhana yang mungkin terjadi adalah bahwa melalui media sosial kaum muda menemukan keselamatan, kegembiraan, kebahagiaan yang tidak ditemukan kaum muda di dalam Gereja, selain itu Gereja dan segala aktivitas yang dilakukannya dianggap terlalu membosankan dan kaku. ix Oleh karena itu, cara yang dapat dilakukan adalah membantu kaum muda menguatkan dan mengembangkan iman mereka, yang paling utama harus berasal dari dalam keluarga dan lingkungan hidupnya. Pengembangan iman kaum muda bertujuan menguatkan kembali nilai-nilai religius yang sudah mereka terima. Iman yang sudah tumbuh dalam diri kaum muda kembali diperbaharui dengan pengalaman-pengalaman rohani yang mereka dapat di dalam kebersamaan bersama teman sebayanya, di dalam kelompok rohani seperti Orang Muda Katolik. Di pihak lain penguatan iman kaum muda dapat dilakukan melalui media sosial. Dengan menggunakan media sosial secara tepat sebagai media pewartaan iman kristiani, memampukan kaum muda untuk melawan pengaruh-pengaruh negatif globalisasi pada umumnya, terkhususnya di dalam kehidupan bermedia sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kaum muda, media sosial, pewartaan iman
Subjects: 200 – Agama > 230 Teologi Kristen > 230 Agama Kristen, Teologi Kristen
300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Mr Fransiskus Xaverius Sabu
Date Deposited: 07 Sep 2021 04:19
Last Modified: 18 Nov 2022 07:34
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/841

Actions (login required)

View Item View Item