Makna Panggilan Maria Menurut Lukas 1: 26-38 Dan Relevansinya Bagi Peningkatan Martabat Perempuan Dewasa Ini.

JARO, Yuliandro Pantaleon (2021) Makna Panggilan Maria Menurut Lukas 1: 26-38 Dan Relevansinya Bagi Peningkatan Martabat Perempuan Dewasa Ini. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (510kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB)
[img] Text
BAB IV - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (355kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui makna panggilan Maria dalam Lukas 1:26-38. Maria yang adalah seorang perempuan desa miskin dan sederhana yang dijadikan Allah sebagai rekan kerja-Nya dalam karya penyelamatan dunia ini karena ketaatan dan jiwa sukarela untuk mewartakan Kasih Allah. (2) Tulisan ini dijadikan sebagai dasar dan kekuatan untuk membantu kaum perempuan agar boleh keluar dari isolasi sistim masyarakat yang selama ini telah memasung mereka. Makna panggilan Maria yang terkandung dalam Lukas 1:26-38 merupakan sebuah refleksi untuk peningkatan martabat perempuan dewasa ini agar berani, tekun, taat dalam menjalankan tugas. (3) Tulisan ini juga bertujuan untuk mengukur sejauhmana tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat terkhusus kaum perempuan dewasa ini mengenai makna panggilan Maria yang merupakan kaum perempuan rendah (anawim), tidak berdaya tetapi ketaatannya itu menjadi refleksi dan tolak ukur bagi kaum perempuan dewasa ini agar tidak boleh takut berkarya dalam setiap aspek kehidupan saat ini. Penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan. Dengan sumber-sumber pustaka yang berbicara tentang Maria dan permasalahan perendahan martabat perempuan dewasa ini. Pelbagai ulasan eksegetis dalam Injil Lukas 1: 26- 38 dimanfaatkan penulis untuk mengolah dan menggali lebih dalam makna panggilan Maria dalam peningkatan martabat perempuan dewasa ini. Adapun juga, penulis menggunakan sumber Kitab Suci, majalah dan artikel sebagai sumber acuan laiinya dalam proses pengerjaan karya tulis ini. Kenyataanya bahwa ada begitu banyak kekerasan dan ketidakadilan yang sering membawa keterpurukan dalam hidup perempuan. Kekerasan dan ketidakadilan yang terjadi meliputi bidang politik, rumah tangga (domestik), perdagangan perempuan (trafficking), media massa dan dalam agama. Persoalan-persoalan yang terjadi disebabkan karena perbedaan gender yang melahirkan ketidakadilan gender (gender inequlities). Namun, yang menjadi persoalan ternyata perbedaan gender telah melahirkan berbagai ketidakadilan terhadap kaum perempuan. Ketidakadilan gender termanifestasikan dalam pelbagai bentuk ketidakadilan, yakni; Subordinasi atau anggapan tidak penting dalam keputusan politik, marginalisasi atau proses pemiskinan ekonomi, pembentukan stereotipe atau pelabelan negatif, kekerasan (violence), beban kerja lebih panjang dan lebih banyak. Tentu saja, kaum perempuan dalam hal ini, diajak untuk belajar dari hidup Bunda Maria. Jati diri dan martabat perempuan yang mengalami degradasi oleh arus zaman, semestinya dihidupi dan direfleksikan dengan mencontohi peran Bunda Maria yang telah menjawab panggilan Allah. Kehadiran Maria dalam sejarah keselamatan Yesus Kristus Putranya telah menjadikan Maria sebagai perempuan yang bermartabat dan memiliki peran yang luar biasa dalam sejarah keselamatan. Ketaatan pada kehendak Allah yang ditunjukkan Maria dalam panggilannya menjadi “ibu Tuhan” (bdk. Luk 1: 43) atau “hamba Tuhan” (bdk. Luk 1: 38) sekurang-kurangnya mampu menjadi cermin dan teladan bagi panggilan hidup kaum beriman pada umumnya, dan teladan hidup bagi perempuan dewasa ini, untuk taat, bekerja tekun, bertanggung jawab, setia dan menjadi setara di sesama ciptaan Allah demi melestarikan martabat dan makna kasih Allah sendiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Panggilan, Maria, martabat, perempuan, kekerasan dan ketidakadilan
Subjects: 200 – Agama > 220 Alkitab > 225 Perjanjian Baru
300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 305 Kelompok-kelompok sosial
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Mr Fransiskus Xaverius Sabu
Date Deposited: 15 May 2021 02:20
Last Modified: 23 Nov 2022 02:17
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/728

Actions (login required)

View Item View Item