Peran Pastoral Gereja dalam Membina Kaum Muda untuk Mengatasi Bunuh Diri

ABUN, Oktavinanus (2026) Peran Pastoral Gereja dalam Membina Kaum Muda untuk Mengatasi Bunuh Diri. Masters thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (221kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (288kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (221kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pastoral Gereja dalam membina kaummuda untukmengatasibunuhdiri,denganpertanyaankuncisebagai rumusan masalah utama, bagaimana Peran Pastoral Gereja dalam Membina Kaum Muda untuk Mengatasi Bunuh Diri? Untuk mewujudkan tujuan utama ini, penelitian ini juga menjelaskan pengertian bunuh diri, pastoral gereja dan kaum muda serta menjelaskan peran pastoral Gereja dalam membina kaum muda mengatasi bunuh diri. Motode dalam penulisan paper ilmiah ini adalah metode kepustakaan. Penulis mempelajari masalah-masalah dan mengumpulkan data-data tekstual dari buku-buku, dokumen-dokumen Gereja, jurnal, artikel-artikel dan internet serta literatur-literatur online yang sesuai dengan tema tulisan ini. Data data itu kemudian dianalisis dengan menggunakan motode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya tindakan bunuh diri di kalangan kaum muda disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: faktor kesehatan, psikologis, keluarga, lingkungan sosial, dan ekonomi. Secara umum dampak dari bunuh yang lakukan oleh kaum muda adalah keluarga dan masyarakat merasa kehilangan dan menimbulkan duka yang berkepangan, Gereja menghadapi tantangan untuk meluruskan pemahaman umat agar seimbang antara keadilan dan belas kasih. Situasi ini sekaligus menambah beban bagi para pelayan pastoral. Oleh karena itu, untuk menghadapi situasi seperti ini kehadiran dan peran Gereja sangat penting untuk mengatasi tindakan bunuh diri di kalangan kaum muda. Peran dan kehadiran Gereja kiranya mampu meminimalisir terjadinya tindakan bunuh diri di kalangan kaum muda. Adapun cara atau upaya yang dapat dilakukan oleh Gereja, antara lain: memberikan penguatan spiritual bagi kaum muda, membentuk kelompok bimbingan bagi kaum muda, melibatkan kaum muda dalam kegiatan menggereja, membuka ruang dialog bagi kaum muda dan memberikan pendampingan psikososial bagi kaum muda.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Bunuh diri, Gereja dan pastoral kaum muda
Subjects: 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 262 Eklesiologi
Divisions: 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 07 Oct 2026 00:32
Last Modified: 12 Oct 2026 23:37
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4558

Actions (login required)

View Item View Item