AMBASAN, Yosef Mario (2026) Keterlibatan Gereja dalam Penderitaan Masyarakat eks Timor-Timur di Stasi São Miguel Arcanjo, Stadion Haliwen: Analisis Berdasarkan Teologi Compassio Johann Baptist Metz. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (440kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (543kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (763kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (720kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (461kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (536kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis realitas penderitaan yang masih berlanjut dalam kehidupan masyarakat eks Timor-Timur di Stasi São Miguel Arcanjo, Stadion Haliwen, (2) menelaah keterlibatan Gereja dalam menghadapi situasi tersebut dalam terang Teologi Compassio dan (3) merumuskan relevansi Teologi Compassio bagi pengembangan karya pastoral Gereja yang lebih kontekstual, kritis dan berpihak pada para penderita. Latar belakang penelitian ini berangkat dari sebuah kenyataan bahwa meskipun konflik sosial-politik tahun 1999 telah berlalu dan berbagai program pemerintah serta keterlibatan Gereja telah diupayakan, tetapi masyarakat eks Timor Timur masih mengalami penderitaan yang bersifat multidimensional dan berkelanjutan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif (metode campuran). Melalui metode kualitatif, penulis berusaha untuk memahami dan mendalami konsep penderitaan, kajian kontekstual atas kondisi masyarakat eks Timor-Timur, Teologi Compassio menurut Johann Baptist Metz dan mencermati langkah-langkah pastoral Gereja terkait persoalan masyarakat eks Timor Timur. Sedangkan, melalui metode kuantitatif, penulis berusaha secara cermat menggunakan kuesioner sebagai cara mengumpulkan data. Metode ini dibuat untuk mendapatkan gambaran data yang representatif tentang penderitaan masyarakat eks Timor-Timur di Stasi São Miguel Arcanjo, Stadion Haliwen dan menganalisis sejauh mana keterlibatan Gereja dalam menyikapi penderitaan yang dialami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan Gereja dalam kehidupan masyarakat eks Timor-Timur telah tampak dalam berbagai bentuk pelayanan pastoral. Namun demikian, keterlibatan tersebut cenderung belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan penderitaan yang bersifat struktural dan kultural. Hal ini mengindikasikan adanya keterbatasan dalam praksis pastoral Gereja yang masih didominasi gaya pastoral yang bersifat insidental dan karitatif sehingga belum berkembang secara kritis dan transformatif. Berdasarkan analisis Teologi Compassio, penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan Gereja seharusnya tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi harus berakar pada memoria passionis, yakni ingatan akan penderitaan sebagai dasar solidaritas aktif dengan para korban. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi model keterlibatan Gereja yang lebih kontekstual, kritis, dan transformatif guna menjadikan Gereja sebagai tanda kehadiran Allah yang berpihak kepada mereka semua yang menderita.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keterlibatan Gereja, Penderitaan, Masyarakat Eks Timor-Timur, Teologi Compassio, Johann Baptist Metz |
| Subjects: | 200 – Agama > 210 Filsafat dan teori agama > 210 Filsafat dan teori agama |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 02:37 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 02:37 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4550 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
