SUBUN, Febronius Meni (2026) Ritus Tfua Ton Sebagai Ritus Syukur: Studi Perbandingan dengan Ekaristi dan Implikasinya bagi Pastoral Gereja di Paroki St. Mikhael Oelami. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (430kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (242kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan ritus Tfua Ton yang dilaksanakan masyarakat Kiusili sebagai ritus syukur, (2) mendeskripsikan sakramen Ekaristi dalam Gereja Katolik, (3) melihat perbandingan antara ritus Tfua Ton dan Ekaristi sebagai perayaan syukur (4) menjelaskan makna dan manfaaat dari pelaksanaan ritus Tfua Ton masyarakat Kiusili dan Ekaristi (5) menemukan implikasi pastoral dari ritus Tfua Ton dan Ekaristi bagi karya pastoral di Paroki St. Mikhael Oelami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan metode komparatif. Dengan metode kualitatif, penulis menggunakan teknik wawancara dan studi kepustakaan. Wawancara bagi narasumber-narasumber yang memiliki pengetahuan tentang pelaksanaan ritus Tfua Ton. Wawancara dilakukan dengan narasumber-narasumber saat penulis melakukan penelitian. Studi kepustakaan untuk mendapatkan data-data tentang kebudayaan secara keseluruhan, ritus dan Ekaristi. Dasar dari penelitian ini ialah melihat perbandingan ritus Tfua Ton yang dilakukan masyarakat Kiusili dan Ekaristi sebagai perayaan syukur. Sumber data yang diperoleh ialah melalui narasumber-narasumber yang memiliki pengetahuan mendalam tentang ritus Tfua Ton dan narasumber-narasumber tersebut memiliki peranan penting dalam pelaksanaan ritus Tfua Ton. Sumber data lain dari penelitian-penelitan terdahulu tentang ritus dalam kaitan dengan Ekaristi, literatur tentang ritus-ritus dan literatur tentang Sakramen Ekaristi dalam Gereja Katolik. Setelah penulis memperoleh sumber-sumber memadai tentang ritus Tfua Ton dan Ekaristi, penulis membuat studi perbandingan yakni membandingkan antara ritus Tfua Ton dan Ekaristi untuk melihat persamaan dan perbedaan serta hubungan antara keduanya. Hasil dari studi perbandingan antara ritus Tfua Ton dan Ekaristi menunjukkan bahwa kedua perayaan ini merupakan perayaan syukur yang menyelamatkan. Hal ini terlihat jelas dari struktur pelaksanaan, penghormatan kepada para pendahulu, bahan bahan yang digunakan dan makna penghayatan yang memiliki persamaan antara ritus Tfua Ton dan Ekaristi. Selain itu, kedua perayaan ini menekankan bagian-bagian penting yakni upacara kenangan, upacara syukur, permohonan kepada Tuhan. Jauh dari itu, makna dari kedua perayaan ini yang sesungguhnya ialah syukur kepada Tuhan atas segala sesuatu yang diperoleh dalam hidup. Kedua ritus: Tfua Ton dan Ekaristi menekankan aspek syukur. Dari studi perbandingan ini, penulis menemukan beberapa manfaat dan implikasi bagi karya pastoral Gereja di Paroki St. Mikhael Oelami. Pertama, kedua perayaan ini mengajak umat beriman untuk selalu bersyukur kepada Tuhan. Umat beriman atau masyarakat Kiusili harus menyadari bahwa segala sesuatu yang diperoleh dan dialami dalam kehidupan harus disyukuri bersama. Peristiwa-peristiwa yang dialami umat atau masyarakat harus diungkapkan melalui syukur bersama yang melambangkan kesatuan dan persaudaraan antara manusia dan Tuhan. Oleh karena itu, umat diarahkan untuk menanamkan rasa syukur yang mendalam atas segala sesuatu yang diperoleh. Kedua, kedua perayaan ini membantu setiap orang untuk membangun relasi persaudaraan antar individu. Melalui kedua perayaan tersebut, umat beriman dan masyarakat setempat dituntut untuk membangun persaudaraan antar individu dalam kehidupan bersama. Karena itu, dalam kehidupan, umat beriman harus membangun persaudaraan antar individu agar tercipta persatuan dengan sesama. Ketiga, melalui kedua perayaan ini, umat beriman dan masyarakat setempat memperkuat iman mereka. Kedua perayaan ini menyadarkan umat untuk semakin memperkuat iman mereka melalui keterlibatan dalam mengikui perayaan-perayaan yang menyelamakan. Melalui partisipasi aktif dalam kedua perayaan ini, setiap orang mendapatkan ruang unuk meneguhkan dan memperkuat iman mereka. Kedua perayaan ini menyadarkan setiap orang akan pentingnya pendalaman iman. Oleh karena itu, umat beriman dan masyarakat setempat berupaya unuk meneguhkan iman dengan mengikuti setiap kegiatan bersama dalam gereja dan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ritus, Tfua Ton, Masyarakat Kiusili, Syukur, Sakramen Ekaristi, Karya Pastoral. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 390 Adat istiadat, etiket, dan cerita rakyat > 392 Adat istiadat setempat |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 04:37 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 04:37 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4501 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
