PRYATNO, Emanuel Rizan (2026) Gereja dan Kemiskinan: Tinjauan Gerakan Diakonia Transformatif Keuskupan Ruteng dalam Terang Teologi Publik Felix Wilfred. Masters thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (437kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (562kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (415kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (507kB) |
|
|
Text
BAB VI-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (405kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: pertama, menjelaskan teologi publik menurut Felix Wilfred. Kedua, mengungkapkan realitas kemiskinan di Keuskupan Ruteng. Ketiga, menjelaskan gerakan diakonia transformatif Keuskupan Ruteng. Keempat, meninjau gerakan diakonia transformatif Keuskupan Ruteng menghadapi realitas kemiskinan dari perspektif teologi publik menurut Felix Wilfred. Kelima, mengemukakan implikasi-implikasi praktis dan teoretis dari hasil tinjauan atas gerakan diakonia transformatif Keuskupan Ruteng menghadapi realitas kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan wawancara. Metode studi kepustakaan digunakan untuk mencari dan mendalami beberapa literatur tentang gerakan diakonia transformatif Keuskupan Ruteng dan teologi publik menurut Felix Wilfred. Sementara itu, metode wawancara dilakukan dengan cara mengajukan sejumlah pertanyaan kunci kepada beberapa informan tentang gerakan diakonia transformatif. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan berikut. Pertama, Keuskupan Ruteng masih dilanda persoalan kemiskinan. Kedua, di tengah realitas kemiskinan tersebut, Gereja Keuskupan Ruteng menunjukkan keterlibatan dalam dunia sosial melalui gerakan diakonia transformatif. Dalam gerakan ini, Gereja menempatkan orang miskin sebagai subjek utama yang tidak hanya dilayani, tetapi juga didengar, diakui pengetahuannya, dan dilibatkan secara aktif dalam proses pemberdayaan. Ketiga, melalui program pemberdayaan pertanian organik dan PSOBK, gerakan diakonia transformatif pun menunjukkan dampak nyata dalam peningkatan kapasitas, penguatan ekonomi, dan peneguhan spiritualitas umat. Dalam konteks ini, pemberdayaan yang dilakukan bersifat integral mencakup dimensi personal, sosial, dan struktural. Keempat, gerakan diakonia transformatif Keuskupan Ruteng merupakan bentuk konkret teologi publik yang menghendaki keterlibatan Gereja dalam ruang publik. Dalam terang pemikiran Felix Wilfred, dalam gerakan tersebut, Gereja tidak tampil sebagai institusi yang terkurung dalam ruang ritual-privat semata, melainkan sebagai subjek publik yang terlibat aktif dalam dunia sosial. Selain terlibat pada tataran diskursif, Gereja juga terlibat dalam mengatasi realitas kemiskinan melalui program-program konkret.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kemiskinan, Gerakan Diakonia Transformatif, Gereja Keuskupan Ruteng, Teologi Publik, Felix Wilfred. |
| Subjects: | 200 – Agama > 230 Teologi Kristen > 230 Agama Kristen, Teologi Kristen |
| Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 23:56 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 23:56 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4497 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
