Kepemimpinan Perempuan dalam Gereja Melalui Dewan Pastoral Paroki San Juan Lebao Menurut Perspektif Mulieris Dignitatem.

KEBAN, Bernardus Corpus Christi Bala (2026) Kepemimpinan Perempuan dalam Gereja Melalui Dewan Pastoral Paroki San Juan Lebao Menurut Perspektif Mulieris Dignitatem. Masters thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (463kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (180kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (202kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (490kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keterlibatan perempuan dalam Dewan Pastoral Paroki San Juan Lebao, (2) menganalisis struktur Dewan Pastoral Paroki San Juan Lebao, (3) Mengidentifikasi dan menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam Mulieris Dignitatem Gereja Katolik yang bersifat sinodal memanggil seluruh umat Allah, termasuk perempuan, untuk terlibat aktif dalam kehidupan dan misi Gereja. Namun dalam praktiknya, perempuan masih menghadapi berbagai hambatan struktural dalam mengakses posisi kepemimpinan, termasuk dalam Dewan Pastoral Paroki (DPP). Tesis ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan dan kepemimpinan perempuan dalam DPP Paroki San Juan Lebao, Keuskupan Larantuka, dengan menjadikan Surat Apostolik Mulieris Dignitatem (1988) karya Paus Yohanes Paulus II sebagai landasan teologis utama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui tiga teknik pengumpulan data, yakni wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya paradoks yang nyata: di satu sisi, keterlibatan perempuan mengalami peningkatan signifikan dari 29 orang pada periode 2017–2019 menjadi 84 orang pada periode 2026–2028, dan lebih dari 90% responden mengakui kemampuan perempuan dalam pelayanan Gereja. Namun di sisi lain, selama tiga periode kepengurusan DPP (2017–2025), tidak satu pun perempuan yang menduduki posisi kepemimpinan strategis seperti ketua umum, wakil ketua, maupun sekretaris DPP. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hambatan tersebut berakar pada kuatnya budaya patriarkal yang terinstitusionalisasi dalam struktur pastoral, bukan pada kurangnya kapasitas perempuan. Dalam terang Mulieris Dignitatem, kondisi ini merupakan tuntutan teologis yang mendesak bagi Gereja untuk melakukan transformasi struktural demi mewujudkan kesetaraan martabat dan partisipasi penuh perempuan dalam kehidupan menggereja yang sungguh sinodal.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kepemimpinan Perempuan, Dewan Pastoral Paroki, Mulieris Dignitatem, Sinodalitas, Paroki San Juan Lebao
Subjects: 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 261 Teologi sosial
200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 262 Eklesiologi
300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 305 Kelompok-kelompok sosial
Divisions: 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 29 Sep 2026 04:55
Last Modified: 29 Sep 2026 04:55
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4491

Actions (login required)

View Item View Item