Analisis Fungsi Perubahan Status Cagar Alam Mutis menjadi Taman Nasional dari Aspek Pembangunan Sosial.

OPAT, Remigius (2026) Analisis Fungsi Perubahan Status Cagar Alam Mutis menjadi Taman Nasional dari Aspek Pembangunan Sosial. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (765kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (511kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (498kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (640kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (593kB)
[img] Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (548kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis fungsi sosial dari perubahan status Cagar Alam Mutis menjadi Taman Nasional, (2) mengkaji dampak perubahan status tersebut terhadap pembangunan sosial masyarakat lokal, dan (3) merumuskan implikasi teologis-etis dari perubahan status kawasan konservasi sebagai landasan bagi terwujudnya keadilan sosial dan ekologis, serta memberikan rekomendasi pengelolaan berbasis partisipasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang menelaah jurnal ilmiah, buku, internet dan hasil penelitian terdahulu, serta dilengkapi refleksi teologis dan etis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan status memiliki dua fungsi sosial utama. Pertama, mengubah pola pengelolaan kawasan dari rezim perlindungan ketat menuju sistem zonasi yang lebih fleksibel, sehingga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya secara terbatas dan berkelanjutan, seperti ekowisata dan pemanfaatan hasil hutan non-kayu. Kedua, perubahan status berfungsi sebagai instrumen legal yang memungkinkan integrasi antara konservasi ekologis dan pembangunan ekonomi lokal. Namun demikian, perubahan ini juga berdampak ganda terhadap pembangunan sosial. Di satu sisi, terbuka peluang peningkatan kesejahteraan melalui ekonomi berbasis konservasi. Di sisi lain, muncul ketimpangan akses, erosi nilai budaya dan spiritual masyarakat adat, dan ketegangan sosial akibat minimnya keterlibatan masyarakat dalam proses perubahan status. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pembangunan sosial berbasis konservasi di Taman Nasional Mutis memerlukan pendekatan kolaboratif antara negara, masyarakat adat, dan Gereja, serta pengakuan terhadap kearifan lokal. Secara teologis-etis, pengelolaan kawasan harus didasarkan pada keadilan ekologis dan solidaritas sosial. Integrasi antara konservasi, pembangunan sosial, dan nilai spiritual menjadi kunci terciptanya pengelolaan kawasan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Cagar Alam, Mutis, Taman Nasional, dan Pembangunan Sosial.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan kesejahteraan sosial > 361 Masalah dan layanan, kesejahteraan sosial
Divisions: 75101 Filsafat
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 11 Sep 2026 02:25
Last Modified: 11 Sep 2026 02:25
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4431

Actions (login required)

View Item View Item