JIU, Hendrikus (2026) Analisis Fenomena Bunuh Diri sebagai Kehilangan Makna Hidup dalam Perspektif Logoterapi Viktor Frankl. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (404kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (336kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (535kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (488kB) |
|
|
Text
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (458kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena bunuh diri sebagai manifestasi dari krisis kehilangan makna hidup dan mengintegrasikannya dengan kerangka logoterapi Viktor Frankl guna merumuskan upaya pencegahan serta faktor protektif yang efektif. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi kepustakaan dengan mengkaji secara mendalam karya-karya primer Frankl serta literatur sekunder berupa jurnal, artikel ilmiah, dan data statistik terkait. Fokus utama tulisan ini adalah membangun landasan teoretis yang kuat dengan memosisikan logoterapi sebagai jalan rehumanisasi dalam memahami dinamika batin individu yang berada di ambang keputusan untuk mengakhiri hidup. Dewasa ini, bunuh diri telah menjadi fenomena global yang mengkhawatirkan dengan tren peningkatan kasus yang signifikan di setiap tahunnya. Realitas ini merepresentasikan bentuk keputusasaan terdalam manusia di tengah jeritan penderitaan yang seolah tidak lagi menemukan jalan keluar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar terdalam bunuh diri bukanlah sekadar gangguan klinis, melainkan kondisi kehampaan eksistensial di mana individu kehilangan kehendak untuk bermakna. Melalui tiga pilar logoterapi: kebebasan berkehendak, kehendak untuk makna, dan makna dalam penderitaan, penelitian ini menegaskan adanya "kebebasan terakhir" manusia untuk menentukan sikap batin di tengah penderitaan. Pemulihan dicapai melalui rekonstruksi makna dengan mengaktualisasikan nilai kreatif, pengalaman, dan sikap, didukung teknik dialog sokratik, derefleksi serta intensi paradoksal. Sebagai simpulan akhir, penemuan kembali tanggung jawab sebagai hakikat eksistensi adalah jangkar stabilitas jiwa paling kokoh untuk mencegah dorongan destruktif dan mengembalikan martabat manusia seutuhnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bunuh diri, Kehilangan makna, Logoterapi, Kehampaan eksistensial. |
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 101 Teori filsafat 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 305 Kelompok-kelompok sosial |
| Divisions: | 75101 Filsafat |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 05 Sep 2026 00:05 |
| Last Modified: | 05 Sep 2026 00:05 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4412 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
