Perspektif Feminisme dalam Gerakan Pemberdayaan Perempuan terhadap Fenomena Kohabitasi sebagai Realitas Sosial Kehidupan Modern di Indonesia

TEME, Julio Saneno and SUGAR, Felix Riondi and ANGGAL, Ignasius and DAE, Valentino and OPONG, Romoaldus and MAHE, Marianus Soni Jaya and NARTOYO, Metodius and TUKAN, Benediktus Ratu and TIUS, Alfonsius Liqori and KOLO, Flavianus Andreas Perspektif Feminisme dalam Gerakan Pemberdayaan Perempuan terhadap Fenomena Kohabitasi sebagai Realitas Sosial Kehidupan Modern di Indonesia. JOUPI: Jurnal Pendidikan Indonesia.

[img] Text
JOUPI_VOLUME_4_NOMOR_1_MARET_2026_960.pdf

Download (863kB)

Abstract

Perkembangan masyarakat modern telah membawa perubahan yang signifikan terhadap pola relasi antara laki-laki dan perempuan, termasuk munculnya fenomena kohabitasi atau hidup bersama tanpa ikatan perkawinan yang sah. Di Indonesia, fenomena ini memunculkan berbagai perdebatan karena dipandang bertentangan dengan nilai agama, budaya, dan norma hukum yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perspektif feminisme, pemberdayaan perempuan, dan fenomena kohabitasi dalam konteks kehidupan sosial modern di Indonesia. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual, pendekatan peraturan perundang-undangan, dan pendekatan sosiologis melalui studi kepustakaan. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa feminisme merupakan kerangka pemikiran yang memperjuangkan kesetaraan hak, martabat, dan kesempatan antara perempuan dan laki laki, sedangkan pemberdayaan perempuan menjadi strategi untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Di sisi lain, kohabitasi merupakan realitas sosial yang dipengaruhi oleh perubahan nilai budaya, globalisasi, pendidikan, ekonomi, dan perkembangan gaya hidup masyarakat modern. Fenomena tersebut tidak hanya menimbulkan persoalan moral dan hukum, tetapi juga berpotensi menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rentan akibat lemahnya perlindungan terhadap hak haknya. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang komprehensif melalui penguatan pendidikan, pemberdayaan perempuan, perlindungan hukum, serta pembangunan budaya yang mendukung relasi yang setara dan bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai feminisme dalam menghadapi dinamika perubahan sosial sekaligus memperkuat perlindungan terhadap perempuan dalam kehidupan modern.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Feminisme; Kehidupan Sosial Modern; Kesetaraan Gender; Kohabitasi; Pemberdayaan Perempuan.
Subjects: 100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 100 Filsafat dan psikologi
100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 107 Pendidikan, penelitian, topik terkait filsafat
300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 300 Ilmu sosial
Divisions: 75101 Filsafat
Depositing User: Felix Riondi Sugar
Date Deposited: 17 Sep 2026 02:07
Last Modified: 17 Sep 2026 02:07
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4394

Actions (login required)

View Item View Item