Ekologi Sosial Murray Bookchin dan Kritik Terhadap Kebijakan Panas Bumi di Flores (Tinjauan Terhadap Hak-Hak Masyarakat Adat)

LAJA, Antonius Valentino Randy (2026) Ekologi Sosial Murray Bookchin dan Kritik Terhadap Kebijakan Panas Bumi di Flores (Tinjauan Terhadap Hak-Hak Masyarakat Adat). Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (526kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (706kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (596kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (728kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (493kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (538kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguraikan secara sistematis pemikiran filosofis Murray Bookchin; (2) menjelaskan konsep dasar filsafat ekologi sosial; dan (3) mengkritisi kebijakan pengembangan panas bumi di Flores dalam perspektif ekologi sosial dengan menekankan relevansinya terhadap perlindungan hak-hak masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analitis-deskriptif melalui studi pustaka. Objek kajian berfokus pada kebijakan panas bumi di Flores beserta implikasinya terhadap masyarakat adat. Sumber data primer adalah karya utama Bookchin, The Ecology of Freedom: The Emergence and Dissolution of Hierarchy, yang secara komprehensif menguraikan akar sosial dari krisis ekologis. Sumber data sekunder meliputi buku, artikel ilmiah, jurnal, regulasi kebijakan, serta berbagai literatur relevan lainnya. Data yang diperoleh dianalisis secara kritis untuk mengungkap relasi antara struktur sosial, kebijakan energi, dan dampaknya terhadap masyarakat adat. Bertolak dari premis fundamental Bookchin bahwa krisis ekologis berakar pada struktur hierarki dan relasi dominasi dalam masyarakat, penelitian ini menemukan bahwa kebijakan panas bumi di Flores mencerminkan konfigurasi kuasa antara negara dan kapital yang beroperasi melalui tiga dimensi utama. Pertama, imperatif kapitalistik grow or die yang mendorong komodifikasi tanah ulayat serta ruang ruang sakral masyarakat adat. Kedua, praktik statecraft yang memusatkan pengambilan keputusan secara top-down sehingga membatasi partisipasi bermakna masyarakat lokal. Ketiga, proses alienasi multidimensional yang meliputi aspek ruang, sosial, kultural, serta spiritual-kosmologis. Lebih lanjut, resistensi masyarakat adat Flores tidak semata-mata merupakan penolakan terhadap proyek pembangunan, melainkan manifestasi perjuangan atas kedaulatan ekologis dan keberlanjutan relasi hidup yang integral antara manusia dan alam. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi keterbatasan dalam kerangka pemikiran Bookchin, khususnya terkait kecenderungan bias sekuler, potensi antroposentrisme terselubung, serta kecenderungan determinisme struktural. Oleh karena itu, diperlukan pengayaan konseptual agar ekologi sosial semakin relevan dalam konteks masyarakat adat yang memiliki dimensi kosmologis dan spiritual yang kuat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ekologi Sosial, Murray Bookchin, Panas Bumi Flores, Masyarakat Adat, Kapitalisme, Hierarki Sosial.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan kesejahteraan sosial > 361 Masalah dan layanan, kesejahteraan sosial
300 – Ilmu Sosial > 390 Adat istiadat, etiket, dan cerita rakyat > 390 Adat istiadat, etiket, dan cerita rakyat
Divisions: 75101 Filsafat
Depositing User: Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo
Date Deposited: 31 Aug 2026 02:35
Last Modified: 31 Aug 2026 02:35
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4375

Actions (login required)

View Item View Item