JANWARIN, Agustinus Mario (2026) Fenomenologi Salib: Pemahaman Edith Stein tentang Penderitaan dan Pengorbanan serta Relevansinya bagi Penghayatan Kaul dalam Hidup Membiara. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (810kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (549kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (777kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (623kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (889kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (433kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (489kB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengkaji fenomenologi salib dalam pemikiran Edith Stein, khususnya terkait pemahaman tentang pengorbanan dan penderitaan serta relevansinya bagi penghayatan kaul religius. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas kehidupan religius yang kerap menghadapi tantangan dalam menghayati kaul kemiskinan, ketaatan, dan kemurnian di tengah dinamika dunia modern. Oleh karena itu, diperlukan refleksi teologis-filosofis yang mendalam untuk memperkaya pemaknaan terhadap penderitaan dan pengorbanan sebagai bagian integral dari panggilan hidup religius. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan berpusat pada studi pustaka, yang menelusuri karya-karya utama Edith Stein, khususnya yang dipengaruhi oleh pemikiran Edmund Husserl dan spiritualitas Teresa dari Avila dan Yohanes dari Salib. Analisis dilakukan dengan menginterpretasi konsep salib sebagai pengalaman eksistensial yang mengungkapkan makna terdalam penderitaan manusia dalam terang relasi dengan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif Edith Stein, salib bukan sekadar simbol penderitaan, melainkan jalan partisipasi dalam karya penebusan Kristus. Pengorbanan dipahami sebagai bentuk penyerahan diri total kepada kehendak Ilahi, sementara penderitaan dimaknai sebagai sarana transformasi spiritual. Relevansi pemikiran ini bagi penghayatan kaul religius terletak pada pemahaman bahwa kaul-kaul tersebut bukanlah beban, melainkan sarana pembebasan diri yang mendalam melalui persatuan dengan Kristus yang tersalib. Dengan demikian, fenomenologi salib Edith Stein memberikan kontribusi signifikan dalam spiritualitas hidup religius yang autentik dan kontekstual. Kesimpulannya, pemikiran Edith Stein mengenai salib menawarkan perspektif yang integratif antara filsafat dan teologi dalam memahami penderitaan dan pengorbanan. Hal ini menjadi dasar refleksi yang relevan bagi individu yang menghayati kaul religius agar mampu menjalani panggilan mereka dengan kesadaran, kebebasan batin, dan kedalaman iman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fenomenologi, salib, Edith Stein, penderitaan, pengorbanan, kaul religius |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 304 Faktor yang mempengaruhi perilaku sosial 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 305 Kelompok-kelompok sosial |
| Divisions: | 75101 Filsafat |
| Depositing User: | Mr Floribertus Herichis Wanto Tapo |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 04:24 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 04:24 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4354 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
