Politik Dinasti di Indonesia: Tinjauan Kritisisme Immanuel Kant dan Relevansinya dalam Penguatan Demokrasi

Stefanus Suriadi, JADUR and Perseverando Giano Putra, HAPPY and Aloysius Limbon, NARANG and Antonius, LUAN and Losianus, HARJON (2026) Politik Dinasti di Indonesia: Tinjauan Kritisisme Immanuel Kant dan Relevansinya dalam Penguatan Demokrasi. Jurnal Hukum Terapan dan Inovasi Hukum, 8 (1). pp. 29-46.

[img] Text
POLITIK+DINASTI+DI+INDONESIA_+TINJAUAN+KRITISISME+IMMANUEL+KANT+DAN+RELEVANSINYA+DALAM+PENGUATAN+DEMOKRASI (1).pdf

Download (290kB)

Abstract

Fenomena politik dinasti di Indonesia menunjukkan adanya paradoks dalam praktik demokrasi Pancasila yang secara normatif menjunjung prinsip kedaulatan rakyat, kesetaraan, dan keadilan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis politik dinasti di Indonesia melalui perspektif kritisisme Immanuel Kant serta menelaah relevansinya bagi penguatan demokrasi substantif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengkaji literatur filosofis, teori demokrasi, serta temuan empiris mengenai praktik politik dinasti di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa politik dinasti tidak hanya merupakan penyimpangan prosedural demokrasi, tetapi juga mencerminkan kegagalan rasionalitas publik dan pelanggaran terhadap prinsip etika politik. Dalam kerangka kritisisme Kant, praktik politik dinasti bertentangan dengan imperatif kategoris yang menegaskan bahwa manusia harus diperlakukan sebagai tujuan pada dirinya sendiri, bukan sebagai alat kekuasaan. Politik dinasti cenderung mereduksi otonomi moral warga, membatasi kesetaraan politik, dan memperlemah kontrol rasional publik terhadap kekuasaan. Oleh karena itu, penerapan kritisisme Kant relevan sebagai landasan normatif untuk mengkritik kecenderungan postdemokrasi dan mendorong penguatan demokrasi substantif di Indonesia melalui rasionalitas kritis, etika politik, dan partisipasi publik yang egaliter.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Politik Dinasti, Demokrasi Pancasila, Kritisisme Immanuel Kant, Etika Politik, Postdemokrasi, Rasionalitas Publik.
Subjects: 100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 101 Teori filsafat
100 - Filsafat dan Psikologi > 140 Aliran pemikiran filosofis > 142 Filsafat kritis
100 - Filsafat dan Psikologi > 190 Filsafat barat modern (abad ke-19, abad ke-20) > 190 Filsafat barat modern
Divisions: 75101 Filsafat
Depositing User: Perseverando Giano Happy Putra
Date Deposited: 24 Jun 2026 04:06
Last Modified: 24 Jun 2026 04:06
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4287

Actions (login required)

View Item View Item