DAVIDSON, Antonius Henry (2026) Analisis Problematika Tenaga Kerja Bongkar Muat Koperasi Tacik Mori Ata Ngaran di Pelabuhan II Labuan Bajo Dalam Terang Teori Keadilan John Rawls. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.
|
Text
Antonius Henry Davidson_Abstrak.pdf Download (140kB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menganalisis problematika Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Tacik Mori Ata Ngaran di Pelabuhan II Labuan Bajo dalam terang teori keadilan John Rawls (1). Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang dialami para buruh TKBM, menjelaskan relevansi prinsip-prinsip keadilan John Rawls terhadap kondisi ketenagakerjaan buruh pelabuhan (2), serta menilai sejauh mana sistem pengelolaan hak dan kesejahteraan buruh telah mencerminkan prinsip keadilan sosial (3). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara lapangan. Data diperoleh melalui buku, jurnal, artikel ilmiah, dokumen peraturan, media daring, serta wawancara langsung dengan pengurus dan anggota TKBM Koperasi Tacik Mori Ata Ngaran di Pelabuhan II Labuan Bajo. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teori keadilan John Rawls, khususnya konsep justice as fairness, prinsip kebebasan yang sama, prinsip perbedaan, original position, dan veil of ignorance. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya berbagai persoalan ketenagakerjaan, seperti penundaan pembayaran upah, rendahnya perlindungan hak-hak buruh, lemahnya posisi tawar pekerja, serta kurangnya transparansi dalam pengelolaan koperasi TKBM. Kondisi tersebut menunjukkan adanya ketimpangan sosial yang berdampak pada kesejahteraan para buruh pelabuhan. Hasil penelitian yang dilaksanakan melalui perbandingan kajian pustaka dan wawancara terhadap beberapa narasumber, menunjukkan bahwa sistem pengelolaan tenaga kerja bongkar muat di Koperasi Tacik Mori Ata Ngaran masih menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan sosial, terutama dalam aspek distribusi upah, perlindungan hak-hak pekerja, transparansi pengelolaan koperasi, serta jaminan kesejahteraan buruh. Dalam perspektif Teori Keadilan John Rawls, kondisi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan sosial, karena ketimpangan yang terjadi belum memberikan keuntungan nyata bagi kelompok yang paling kurang beruntung, yakni para buruh TKBM. Oleh sebab itu, diperlukan pembaruan kebijakan dan sistem pengelolaan yang lebih adil, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan buruh agar prinsip keadilan sosial dapat diwujudkan secara lebih substantif dalam kehidupan ketenagakerjaan di Pelabuhan II Labuan Bajo.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Teori Keadilan John Rawls, Ketidakadilan, TKBM Koperasi Tacik Mori Ata Ngaran, Pelabuhan II Labuan Bajo, Labuan Bajo |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 334 Koperasi, sistem perkoperasian |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Maria Yosefina |
| Date Deposited: | 12 May 2026 00:45 |
| Last Modified: | 12 May 2026 00:45 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4206 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
