JULIO, Adrianus Ednal (2026) Revitalisasi Makna Sosial Religius Upacara Adat Congko Lokap Mbaru Gendang Bagi Kaum Muda Di Kampung Tenda Kabupaten Manggarai Sebagai Upaya Mempertahankan Identitas Budaya Di Era Modern. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.
|
Text
Adrianus Ednal Julio_Abstrak.pdf Download (20kB) |
Abstract
Upacara Congko Lokap merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Manggarai yang mengandung makna sosial dan religius yang mencerminkan relasi antara manusia dengan sesama, alam, leluhur, dan Wujud Tertinggi. Namun, di era modern ini, partisipasi kaum muda dalam upacara ini cenderung menurun akibat perubahan pola pikir dan gaya hidup yang disebabkan oleh berbagai faktor. Hal ini berdampak pada melemahnya pemahaman kaum muda terhadap nilai-nilai budaya lokal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan upacara Congko Lokap; (2) Menggali makna dan nilai-nilai sosial religius yang terkandung dalam upacara Congko Lokap; (3) Menganalisis faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi partisipasi dan kesadaran kaum muda akan pentingnya nilai sosial dan religius dalam upacara Congko Lokap Mbaru Gendang di Kampung Tenda ; dan (4) merumuskan upaya revitalisasi nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menggunakan dua pendekatan utama yaitu penelitian lapangan lapangan dan studi kepustakaan. Data lapangan diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan tokoh adat serta masyarakat Kampung Tenda. Sementara itu, data kepustakaan diperoleh melalui kajian literatur yang relevan dengan kebudayaan, ritus adat, serta dinamika kehidupan kaum muda. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai hubungan antara nilai-nilai budaya dalam upacara Congko Lokap dan realitas kehidupan kaum muda di era modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara Congko Lokap mengandung nilai sosial seperti persatuan, persaudaran, dan mempererat hubungan kekerabatan antaranggota masyarakat, serta nilai religius berupa kesadaran akan kehadiran Wujud Tertinggi, penghormatan kepada leluhur, dan relasi harmonis dengan alam. Nilai-nilai ini menjadi dasar dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan bermakna. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa partisipasi kaum muda mengalami penurunan yang disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor internal seperti mental instan, menganggap budaya lokal kuno dan sikap individualisme, serta faktor eksternal seperti pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan gaya hidup modern. Kondisi ini menuntut adanya upaya revitalisasi yang terarah dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan peran lembaga-lembaga sosial seperti keluarga, lembaga adat, Gereja, dan lembaga pendidikan dalam upaya revitalisasi ini. Keempat elemen ini memiliki peran penting dalam menanamkan kembali nilai-nilai budaya kepada kaum muda melalui pendidikan, pembinaan, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan adat. Melalui upaya-upaya tersebut, kaum muda diharapkan mampu menghidupi kembali nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa upacara Congko Lokap Mbaru Gendang memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat Manggarai, namun menghadapi tantangan serius di era modern. Oleh karena itu, revitalisasi nilai sosial religius menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan budaya dengan menjadikan kaum muda sebagai pelaku utama dalam pelestariannya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Revitalisasi, Nilai Sosial Religius, Congko Lokap, Kaum Muda, Budaya Manggarai |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Maria Yosefina |
| Date Deposited: | 12 May 2026 00:59 |
| Last Modified: | 12 May 2026 00:59 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4193 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
