. Ketahanan Pangan dan Keutuhan Ekologis dalam Masyarakat Adat Ditinjau dari Ensiklik Laudato Si’.

KUWU, Hironimus (2026) . Ketahanan Pangan dan Keutuhan Ekologis dalam Masyarakat Adat Ditinjau dari Ensiklik Laudato Si’. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
Hironimus Kuwu_Abstrak.pdf

Download (178kB)

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Setiap orang harus memiliki akses terhadap bahan pangan secara bebas dan dalam kualitas yang baik. Masyarakat Adat merupakan salah satu kelompok masyarakat yang berada dalam kesatuan komunitas tertentu, memiliki kesamaan genealogi dan menempati wilayah tertentu. Mereka memiliki cara dan tradisi tersendiri dalam memperoleh pangan. Cara dan tradisi tersebut bisa berjalan apabila berada dalam kesatuan dangan wilayah dan hutan adatnya. Masalah deforestasi, perampasan ulayat dan kriminalisasi yang terus terjadi di wilayah Masyarakat Adat, baik atas nama Program Strategis Negara, investasi maupun konservasi, akan semakin menyulitkan mereka untuk mengakses pangan dan memenuhi kebutuhan hidupnya secara bebas. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan ensiklik Laudato Si’ sebagai kerangka analisis. Adapun tujuannya adalah: pertama, mengkritik fenomena pengabaian terhadap masyarakat adat yang dilakukan pemerintah; kedua, mengetahui masalah yang menimpa masyarakat adat; ketiga untuk mengetahui kebiasaan, tradisi dan kearifan-kearifan lokal masyarakat adat dalam hubungannya dengan lingkungan hidup dan pangan; keempat, untuk mengetahui bagaimana seruan Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si’ tentang lingkungan hidup dan ketahanan pangan dalam Masyarakat Adat. Berdasarkan hasil analisis di atas penulis menyimpulkan bahwa masyarakat adat merupakan masyarakat otonom, yang memiliki struktur sosial dan budaya termasuk dalam menjamin ketahanan pangan dan keutuhan ekologis di wilayah mereka. Mereka berhak untuk memperoleh pengakuan, keadilan dan kebebasan dalam menentukan hidup mereka. Karena itu, kehidupan masyarakat adat sejalan dengan anjuran ensiklik Laudato Si’ tentang kehidupan ekologi yang integral. Beberapa poin penting yang menjamin kehidupan ekologi yang integral dalam praktik hidup masyarkat adat yaitu berada dalam kesatuan dengan lingkungan hidup yang utuh, memandang alam sebagai saudara, dan menyadari bahwa alam merupakan medan perjumpaan antara manusia dengan pencipta dan juga dengan semua makhluk. Kerusakan pada alam lingkungan akan mengancam keberadaan manusia dan relasinya dengan sesama, pencipta dan makhluk ciptaan lain.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Masyarakat Adat, Laudato Si’, Pangan, dan Ekologi
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan kesejahteraan sosial > 360 Permasalahan dan kesejahteraan sosial; asosiasi
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Maria Yosefina
Date Deposited: 13 May 2026 05:31
Last Modified: 13 May 2026 05:31
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4164

Actions (login required)

View Item View Item