Menelaah Perjuangan Kesetaraan Gender Dalam Terang Injil Yohanes 20:1-18 Dan Relevansinya Bagi Peranan Kaum Perempuan Dalam Masyarakat

YUGAR, Farelus (2026) Menelaah Perjuangan Kesetaraan Gender Dalam Terang Injil Yohanes 20:1-18 Dan Relevansinya Bagi Peranan Kaum Perempuan Dalam Masyarakat. Undergraduate thesis, IFTK Ledalero.

[img] Text
ABSTRAKSI.pdf

Download (389kB)

Abstract

Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk menegaskan bahwa kisah Injil Yohanes 20:1-18 memiliki makna teologis yang kuat dalam mendukung kesetaraan gender, dengan menampilkan Maria Magdalena sebagai saksi pertama kebangkitan Yesus Kristus. Melalui penafsiran ini, penulis ingin menunjukkan bahwa peran perempuan tidak hanya penting tetapi juga strategis dalam karya keselamatan, sehingga sekaligus mengkritik dan menantang budaya patriarkat yang selama ini membatasi ruang gerak perempuan. Selain itu, tulisan ini bertujuan untuk menghubungkan pesan biblis tersebut dengan konteks kehidupan masa kini, yaitu mendorong pengakuan terhadap kapasitas, kepemimpinan, dan kontribusi perempuan secara setara dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan eksegetis teologis-biblis terhadap teks Injil Yohanes 20:1-18, yang difokuskan pada penafsiran naratif dan kontekstual dengan menempatkan Maria Magdalena sebagai pusat kajian. Penulis terlebih dahulu melakukan penafsiran eksegetis atas teks untuk memahami makna historis dan teologis dari peristiwa kebangkitan Yesus Kristus, kemudian mengaitkannya dengan perspektif teologis dengan menyoroti peran dan posisi perempuan dalam karya keselamatan. Selanjutnya, hasil analisis tersebut direfleksikan secara kontekstual dengan realitas sosial masa kini, khususnya dalam kaitannya dengan isu kesetaraan gender dan kritik terhadap budaya patriarkat. Selain itu, penulis menggunakan berbagai literatur seperti buku-buku, artikel dalam jurnal, serta berbagai sumber lain yang berkaitan dengan judul dari tulisan ini. Karya tulis ilmiah ini menghadirkan upaya perjuangan kesetaraan gender dalam terang Injil Yohanes 20:1-18 dengan menempatkan Maria Magdalena sebagai tokoh utama yang menjadi saksi pertama kebangkitan Yesus. Melalui pendekatan teologis, teks ini dipahami sebagai dasar teologis yang menegaskan peran penting perempuan dalam karya keselamatan, sekaligus menantang budaya patriarkat. Relevansinya bagi masyarakat masa kini tampak dalam dorongan untuk mengakui kapasitas, kepemimpinan, dan kontribusi perempuan secara setara dalam berbagai bidang kehidupan. Dengan demikian, teks ini menginspirasi transformasi menuju relasi sosial yang adil, inklusif, dan bermartabat bagi perempuan dalam masyarakat. Perempuan tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai subjek aktif yang memiliki hak, suara, dan peran strategis dalam membangun masyarakat. Oleh karena itu, Injil Yohanes menghadirkan fondasi biblis yang kuat untuk mendukung kesetaraan gender dalam kehidupan masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kesetaraan Gender, Injil Yohanes 20:1-18, Maria Magdalena, Peran Perempuan
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 305 Kelompok-kelompok sosial
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Maria Yosefina
Date Deposited: 06 May 2026 04:25
Last Modified: 06 May 2026 04:25
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4121

Actions (login required)

View Item View Item