Motu Proprio Mitis Iudex Dominus Iesus dan Implikasinya bagi Tribunal Perkawinan Keuskupan Maumere

FETO, Yohanes Serafinus Mola (2026) Motu Proprio Mitis Iudex Dominus Iesus dan Implikasinya bagi Tribunal Perkawinan Keuskupan Maumere. Undergraduate thesis, IFTK LEDALERO.

[img] Text
REPOSTORY ABSTRAK.pdf

Download (181kB)

Abstract

Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk (1) Menganalisis isi dan semangat pembaruan dalam Mitis Iudex Dominus Iesus serta mengkaji implikasi penerapannya bagi Tribunal perkawinan Keuskupan Maumere. (2) Mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam implementasi Mitis Iudex Dominus Iesus di Keuskupan Maumere. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dan penelitian lapangan. Pendekatan kepustakaan dilakukan melalui telaah analitis terhadap dokumen Mitis Iudex Dominus Iesus, Kitab Hukum Kanonik, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan, guna merumuskan landasan konseptual dan normatif mengenai pembaruan peradilan perkara anulasi perkawinan. Di sisi lain, penelitian lapangan dilaksanakan melalui teknik wawancara semi-terstruktur dengan pihak pihak yang terlibat dalam pelayanan Tribunal perkawinan untuk memperoleh data empiris terkait penerapan reformasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaruan yang dibawa oleh Mitis Iudex Dominus Iesus tidak hanya berkaitan dengan perubahan teknis dan prosedur, tetapi juga menunjukkan adanya perubahan cara pandang dalam pelayanan Gereja, yaitu menjadi lebih pastoral, terbuka, dan berfokus pada kebutuhan umat. Dalam konteks Tribunal Perkawinan Keuskupan Maumere, pembaruan ini berdampak pada beberapa hal penting, seperti perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyesuaian sistem dan cara kerja Tribunal, penguatan peran Uskup Diosesan dalam proses singkat, serta pentingnya pendekatan pastoral dalam proses peradilan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam pelaksanaannya. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan tenaga ahli di bidang hukum kanonik, terutama mereka yang tidak memiliki beban tugas tambahan seperti menjadi pembina di lembaga calon imam atau dosen di institusi pendidikan tertentu. Selain itu, rendahnya tingkat pemahaman umat mengenai prosedur anulasi perkawinan, disertai kebutuhan akan sosialisasi yang lebih intensif dan sistematis terkait perubahan hukum. Dengan demikian, keberhasilan implementasi Mitis Iudex Dominus Iesus sangat bergantung pada kesiapan institusional dan komitmen pastoral Gereja lokal dalam mengintegrasikan aspek yuridis dan pastoral secara seimbang. Sebagai kesimpulan, Mitis Iudex Dominus Iesus merupakan bentuk nyata upaya pembaruan Gereja dalam menghadirkan sistem peradilan yang lebih adil, cepat, dan dekat dengan umat. Pelaksanaannya di Tribunal Perkawinan Keuskupan Maumere membutuhkan perubahan yang menyeluruh, baik dalam struktur, prosedur, maupun cara pelayanan, agar hukum Gereja dapat dijalankan secara lebih efektif dan sungguh-sungguh mengarah pada tujuan utama, yaitu keselamatan jiwa (salus animarum suprema lex).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Mitis Iudex Dominus Iesus, Anulasi Perkawinan, Tribunal Perkawinan, Keuskupan Maumere
Subjects: 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 262 Eklesiologi
Divisions: 75201 Ilmu Filsafat
Depositing User: Maria Yosefina
Date Deposited: 08 May 2026 01:47
Last Modified: 08 May 2026 01:47
URI: http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/4078

Actions (login required)

View Item View Item