SANDRI, Anjelinus (2024) DOSAKAH BERPOLITIK? (Mencerahkan Pemahaman “Politik” Dan Membongkar Kedok “Zona Nyaman” Umat Gereja Dalam Keterlibatan Berpolitik). Buletin Tahunan Paguyban Fratres SVD Manggarai Raya, VIII (-). pp. 65-69. ISSN -
|
Text
Dosakah Berpolitik-Anjelinus Sandri-Artikel Majalah Laat Natas 20224.pdf Download (419kB) |
Abstract
Kerap kali kita mendengar endusan liar tentang satu kata yang selalu diidentikan dengan arti yang buram. Politik merupakan topik yang hangat dan akan selalu aktual untuk diperbincangkan. Tidak hanya makanan runyam bagi kaum berdasi juga sampai pada rakyat jelata meski hanya berijazah sambut baru . Rupa-rupanya politik begitu akrab dengan kehidupan bermasyarakat. Tetapi politik kerap kali diidentikan dengan kejahatan, penindasan, korupsi, penipuan, nepotisme, dan ketidakadilan. bandingkan kita sering mendengar ocehan orang tua Ketika kita mencoba menipu mengambil barang sesuatu, kata yang pertama keluar dari mulut mereka yakni “politik benar perilakumu”. Deretan persoalan ini merupakan contoh pemahaman masyarakat yang keliru tentang politik. Kita tidak serta merta menyalahkan pemahaman masyarakat, akar muncul pemahaman yang keliru dari masyarakat diakibatkan oleh praktik politik yang tidak lagi berjuang demi kebaikan Bersama (bonum commune). Stigma yang kian akut akan term politik yang kini makin ekstrem dilabel sebagai dosa. Sederhananya “politik itu berdosa” citra buruk aktivitas politik kian mencekik rakyat kecil dengan segudang janji manis yang pada akhir tak kunjung wujud. sekelumit persepsi hitam dari politik menjadi logis bagi masyarakat untuk mengasingkan diri dari euforianya. Bagi umat gereja khususnya konteks gereja keuskupan Ruteng menjauhkan diri dari partisipasi berpolitik dan berteduh nyaman dalam serangakaian kesibukan rohani menjadi ancaman kian nyata. Hal ini ditegaskan dengan lantang oleh Paus Fransiskus bahwa olah kerohanian yang rumit tetapi minus tanggung jawab sosial politik itu sebagai bentuk konsumerisme rohani yang lahir dari individualisme sempit dan dapat mengancam hidup beriman yang sejati. Lantas apa sebenarnya arti dari politik dan bagaima menjadi warga negara dan warga gereja yang berpartisipasi?
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 102 Aneka ragam tentang filsafat 100 - Filsafat dan Psikologi > 140 Aliran pemikiran filosofis > 142 Filsafat kritis 200 – Agama > 210 Filsafat dan teori agama > 210 Filsafat dan teori agama |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Anjelinus Sandri |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 02:15 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 02:15 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/3879 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
