SANDRI, Anjelinus (2026) Mengapa Pikiran Itu Tidak Perlu Sopan Santun? .. (Submitted)
|
Text (Tulisan Reflektif Filsafat tentang kebebasan berpikir)
Mengapa Pikiran Itu Tidak Perlu Sopan Santun.pdf - Other Download (95kB) |
Abstract
Tradisi berpikir kritis mesti dihidupkan, berpikir mesti keluar dari perangkap zona nyaman. Berfikir itu disebut berfikir jika ada duel argumentasi dalamnya. Anda menulis dan disimpan di perpustakaan itu berarti tulisan anda buruk. Jika tulisan anda didebatkan sana-sini itu berarti tulisan anda berfaedah. Ide baru hidup dan tumbuh jika ada adu ide/gagasan/pikiran itulah dialektika. Kejujuran dalam berargumentsi itu yang harus kita perjuangkan dan pertahankan. Kebebasan individu untuk kebaikan orang banyak, liberal itu yang mesti kita tingkatkan. Yang dilucuti mesti kebebasan individu yang basisnya kepentingan individu itu sendiri. Kebebasan berfikir itu didewakan untuk melucuti habitus feodal berpikir yang kerap dipraktikan dikampus atau ditempat strukturisasinya kental. hindari kebiasaan berfikir sama seperti berdoa. Pemikiran itu mesti bertengkar untuk mengelurakan gagasan yang jernih dan bermanfaat.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | 100 - Filsafat dan Psikologi > 100 Filsafat > 102 Aneka ragam tentang filsafat 100 - Filsafat dan Psikologi > 160 Logika > 168 Argumen dan persuasi |
| Divisions: | 75201 Ilmu Filsafat |
| Depositing User: | Anjelinus Sandri |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 00:31 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 00:31 |
| URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/3799 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
