JEBADU, Alexander (2025) Nanga Hale, SVD & Nangahale. Gereja Katolik, SVD DAN NANGAHALE.
![]() |
Text
01 Gereja Katolik, SVD & Nangahale 2 Feb 2025.pdf Download (122kB) |
Abstract
Ini adalah subuah Opini yang diterbitkan oleh Surat Khabar Online LidahRakyat.Com pada tanggal 2 Februari 2025. Artikel ini mempresentasikan motivasi Gereja Katolik Keuskupan Agung Ende dan Serikat Sabda Allah mengelola Tanah HGU di Nangahale dan Patiahu. Tanah ini dibeli dari Perusahaan Belanda pada tahun 1926 seharga F.22.500 Gulden. Tanah dibeli dalam rangka kemandirian biaya makan minum para calong pastor Katolik Senusatenggara di Seminari Tinggi Ritapiret dan Seminari Tinggi Ledalero dengan tanam sayur, jagung, ubi-ubian, ternak ayam, kamping dan sapi. Tanah ini tidak untuk bisnis dalam arti mencari keuntungan pribadi tapi untuk kepentingan sosial keagamaan. Setelah Indonesia merdeka, tanah bekas perusahaan Belanda ini menurut hukum negara Indonesia harus menjadi milik negara atas nama seluruh rakyat Indonesia dan Gereja Katolik Keuskupan Agung Ende dan Provinsi SVD Ende diberi Hak Guna Usaha (HGU) oleh negara Republik Indonesia.
Item Type: | Article |
---|---|
Subjects: | 200 – Agama > 260 Teologi sosial dan gerejawi > 261 Teologi sosial |
Divisions: | 77101 Ilmu Agama/Teologi Katolik > School of Social Sciences |
Depositing User: | Mr Alexander Jebadu |
Date Deposited: | 24 Mar 2025 01:29 |
Last Modified: | 24 Mar 2025 01:29 |
URI: | http://repository.iftkledalero.ac.id/id/eprint/2671 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |